Isi percakapan yang beredar antara lain memuat permintaan maaf dari pihak yang diduga sebagai oknum guru kepada korban.
“Maafkan ayah ya sayang. Kalau ayah salah atau enggak suka, (nama korban) lebih baik bilang atau tegur ayah,” tulis pesan tersebut.
“Ayah lebih senang seperti itu, tidak usah ngomong sama orang lain, kita coba selesaikan bersama,” imbuhnya.
Adapun kronologi yang ikut tersebar menyebut dugaan pelecehan bermula ketika korban dipanggil untuk bertemu di ruang guru.
Korban disebut sempat menunggu hingga mengantuk dan tertidur dalam posisi duduk sambil menelungkup di atas meja. Dalam keterangan yang beredar, korban mengaku kemudian merasakan adanya sentuhan pada tubuhnya hingga bagian sensitif.
Korban disebut sempat tidak mampu bergerak sebelum akhirnya berhasil meninggalkan ruangan tersebut.
Baca Juga: Tagana dan Donatur Salurkan 18.000 Liter Air Bersih ke Warga Desa Cibalanarik Kabupaten Tasikmalaya
Penanganan Berlanjut di Polres Subang
Ketegangan yang terjadi di lingkungan SMAN 1 Pamanukan saat aksi siswa berlangsung membuat polisi turun tangan. Setelah situasi ditangani, perkara dugaan pelecehan kemudian dilimpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Subang.
Penanganan selanjutnya berada pada aparat kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut terhadap dugaan pelecehan tersebut.
Sementara itu, Disdik Jabar telah mengambil tindakan administratif terhadap oknum guru dengan menonaktifkannya dari jabatan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan tugas mengajar di SMAN 1 Pamanukan.
Proses hukuman disiplin terhadap oknum guru tersebut masih berlangsung, bersamaan dengan penanganan perkara dugaan pelecehan oleh kepolisian.***
Artikel Terkait
Wisata Kuliner Samarinda, Ini 3 Tempat Makan Hits, dari Kepala Ikan hingga Soto Banjar Legendaris
160 Becak Listrik Ciamis Dibagikan Gratis, Bantuan Presiden untuk Pengemudi Lansia agar Tetap Produktif
Nyangku 2026 di Situ Lengkong Panjalu, Jejak Karuhun Ciamis Kembali Diusung dalam Prosesi Sakral
SD Negeri Mboeng Manggarai Dapat TV Layar Sentuh, Listrik Tak Ada dan Renovasi Sekolah Justru Jadi Sorotan
Asap Hitam Menyembur di Pasar Baru Jakpus, Kabel PLN Diduga Overheat hingga Sempat Picu Ledakan
Mayat Bayi Ditemukan Terkubur di Kebun Semarang, Sejoli Remaja Ditangkap dan Polisi Temukan Dugaan Kekerasan