Kekeringan Harjamukti Cirebon Makin Mencekam, Sumur Warga Kering hingga Harus Andalkan Bantuan Air Bersih

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 8 September 2026 | 16:05 WIB
Kekeringan Harjamukti Cirebon membuat sumur warga mengering. Ribuan warga kini mengandalkan bantuan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.     (Instagram.com/@cirebonbanget)
Kekeringan Harjamukti Cirebon membuat sumur warga mengering. Ribuan warga kini mengandalkan bantuan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. (Instagram.com/@cirebonbanget)

 

CIREBON, Mediapriangan.com - Persediaan air bersih menjadi persoalan serius bagi warga di Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat. Kekeringan yang berlangsung selama beberapa waktu membuat sejumlah sumur warga tidak lagi dapat diandalkan.

Kondisi tersebut membuat air bersih menjadi kebutuhan yang sangat dinantikan. Mobil pengangkut air yang datang ke Kampung Kedung Krisik bahkan langsung didatangi warga untuk mendapatkan pasokan air.

Kekeringan Harjamukti menjadi salah satu persoalan yang mendapat perhatian pemerintah daerah karena dampaknya telah dirasakan ribuan warga. Berdasarkan data Kelurahan Argasunya, sebanyak 1.203 kepala keluarga atau 3.929 jiwa yang tersebar di enam RW terdampak kekeringan pada 2026.

Baca Juga: Abu Anak Krakatau Mulai Mereda, Sejumlah Bandara Kembali Buka dan Penerbangan Dipulihkan Bertahap

Kondisi Sumur Warga Mengering

Bagi warga, persoalan air bersih bukan sekadar kebutuhan tambahan. Air diperlukan untuk memasak, mencuci hingga mandi.

Salah satu warga Harjamukti, Zaharoh, mengatakan kondisi tersebut terjadi sejak kemarau melanda wilayahnya. Kekeringan membuat sumur yang selama ini menjadi sumber air warga tidak lagi mengeluarkan air.

"Buat masak buat nyuci, buat mandi gitu, sejak kemarau aja enggak ada air," ucap Zaharoh di lokasi, pada Selasa, 8 September 2026.

Keterbatasan air juga membuat sebagian warga memilih mendatangi rumah kerabat di kampung lain. Langkah itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang tidak lagi dapat dipenuhi dari sumur di lingkungan tempat tinggal mereka.

Kondisi ini menggambarkan dampak kekeringan Harjamukti yang mulai menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Baca Juga: Demo Siswa SMAN 1 Pamanukan Meledak, Kepala KCD Wilayah IV Ungkap Nasib Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi

Bantuan Air Bersih Terus Didistribusikan

Pemerintah bersama sejumlah instansi terus mengirimkan pasokan air untuk warga terdampak. Pada Selasa, 8 September 2026, dua tangki air bersih bantuan dibawa Tim Polres Cirebon ke kawasan yang terdampak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X