Karhutla Jatim Makin Meluas, Gunung Buthak-Kawinajang Terbakar 1.000 Hektare, Water Bombing Terkendala Angin

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 19 September 2026 | 21:33 WIB
Karhutla Jatim membakar sekitar 1.000 hektare kawasan Gunung Buthak dan Kawinajang. Pemadaman udara terkendala angin kencang. (Instagram.com/amazingmalang)
Karhutla Jatim membakar sekitar 1.000 hektare kawasan Gunung Buthak dan Kawinajang. Pemadaman udara terkendala angin kencang. (Instagram.com/amazingmalang)

"Saat ini tim gabungan juga masih terus memantau perkembangan kebakaran di area ini," tambahnya.

Selain Gunung Buthak dan Kawinajang, kebakaran juga terjadi di kawasan Gunung Wilis, Kabupaten Nganjuk.

Baca Juga: Pria Penendang Wanita di Food Court Senayan City Ditangkap, Polisi Masih Usut Motif di Balik Aksi Viral

Sekitar 50 Hektare Gunung Wilis Terbakar

Kebakaran di Gunung Wilis dilaporkan terjadi di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk. Area yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 50 hektare.

Api di kawasan tersebut mulai terdeteksi pada Rabu, 16 September 2026. Tim gabungan kemudian melakukan penanganan dengan membuat sekat bakar untuk membatasi pergerakan api.

Upaya isolasi dilakukan pada empat titik yang dinilai menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran Gunung Wilis.

Baca Juga: Rana Nur Alamsyah Kembali Nahkodai Indoboxing Tasikmalaya, Diky Chandra Kukuhkan Pengurus Periode 2026-2030

"Kebakaran itu kini terus ditangani oleh tim gabungan dengan membuat sekat bakar di 4 titik, yakni, di Ngongkrok, Ngunut, Lungur Cilik/Sedepok dan Candi Laras," tandas Gatot.

Karhutla Jatim sebelumnya juga sempat melanda kawasan Gunung Bromo dan Gunung Lawu. Kedua kawasan tersebut dilaporkan telah berhasil dipadamkan, sementara penanganan masih berlanjut di Gunung Buthak, Kawinajang dan sebagian kawasan Gunung Wilis.

Gunung Buthak dan Kawinajang menjadi lokasi dengan area terdampak terbesar, yakni sekitar 1.000 hektare, sedangkan Gunung Wilis di Nganjuk tercatat sekitar 50 hektare.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X