Dalam rangkaian Rakornas TPID 2023 yang dipimpin oleh Presiden Jokowi, ditekankan kepada Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan TPID untuk menjaga stabilitas harga dan meningkatkan ketahanan pangan.
Hal ini diharapkan dapat mendukung daya beli masyarakat serta pemulihan ekonomi nasional. Beberapa poin yang dijelaskan dalam arahan Presiden meliputi:
1. Optimalisasi pengendalian inflasi dengan mengacu pada strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.
2. Penguatan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) untuk memastikan persediaan pangan optimal.
3. Penggunaan anggaran APBN dan APBD yang efektif untuk intervensi harga pangan dan jaring pengaman sosial (JPS), guna mencegah peningkatan harga pangan yang dapat berdampak pada inflasi dan kesejahteraan masyarakat.
4. Mengatasi dampak cuaca El Nino yang menyebabkan kekeringan ekstrim dengan penguatan irigasi, penggunaan varietas tanaman tahan kekurangan air, serta penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan) pendukung.
Sesuai arahan dari Presiden RI, seluruh TPIP dan TPID berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya dalam menjaga stabilitas harga, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Bank Indonesia, Kepala Badan Pemeriksa Keuangan RI, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Kepala TPIP, para Menteri, para Kepala Daerah, serta tamu undangan lainnya.***