"Operasi ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga keluhan masyarakat hilang dan para pengguna kendaraan patuh dengan menggunakan knalpot sesuai spesifikasi standar pabrikan," tambahnya.
Akmal mengakui bahwa sebagian besar pengguna knalpot brong adalah remaja dan anak muda yang menggunakan gaya berkendara tertentu.
"Kami berharap para pengguna kendaraan lebih patuh terhadap peraturan, baik surat-surat maupun spesifikasinya, sehingga dapat meminimalisir insiden yang tidak diinginkan," tutupnya.***