Oleh karena itu, kesempatan ini dianggap sebagai anugerah bagi para jemaah yang berangkat, sebagai bentuk panggilan dari Allah SWT.
Ade juga mencatat bahwa dalam ibadah haji tahun sebelumnya, terdapat masalah keterlambatan pasokan makanan bagi jemaah haji asal Kabupaten Tasikmalaya.
Untuk mengantisipasi hal serupa, pemerintah daerah tahun ini menyediakan paket nasi liwet instan sebagai cadangan makanan darurat yang praktis.
"Nasi liwet itu akan disediakan untuk mengantisipasi terjadinya keterlambatan logistik. Nasi liwet ini praktis karena disajikan dengan cara diseduh," ujarnya.
Pemkab bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya untuk menyediakan nasi liwet instan tersebut.
Ade juga menegaskan pentingnya seleksi ketat untuk calon pendamping jemaah haji, terutama dalam hal mendampingi jemaah yang lanjut usia (lansia).***