"Pendekatan kami lebih ramah lingkungan dengan menanam mangrove, sehingga tidak hanya mengurangi banjir tetapi juga memperkuat ekosistem," jelas Pramono.
Paslon ini juga menekankan bahwa rencana mereka selaras dengan Proyek Strategis Nasional. Dengan tambahan mangrove, Pram-Doel yakin solusi ini mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi Jakarta.
3. RIDO: Waduk Baru dan Sumur Resapan sebagai Kunci
Paslon nomor urut 1, Ridwan Kamil dan Suswono, mengusulkan pembangunan waduk baru untuk menahan laju air ke Jakarta. Selain itu, mereka berencana memperbanyak sumur resapan sebagai langkah mitigasi banjir.
"Kerugian akibat banjir, menurut data BPBD, bisa mencapai Rp2,1 triliun. Solusi holistik menjadi kebutuhan mendesak untuk mengatasi ini," ujar Suswono.
Ridwan Kamil menambahkan bahwa infrastruktur baru tersebut akan dipadukan dengan revitalisasi drainase untuk memaksimalkan dampaknya.
Meski dengan pendekatan berbeda, ketiga paslon memiliki satu tujuan: Jakarta bebas banjir. Masyarakat DKI Jakarta kini dihadapkan pada pilihan untuk menentukan solusi mana yang paling cocok bagi kota mereka.
Pilkada 2024 menjadi momentum bagi warga untuk tidak hanya memilih pemimpin, tetapi juga arah masa depan ibu kota dalam menghadapi tantangan lingkungan.***