Pj Bupati juga mengajak semua elemen pemerintahan, mulai dari OPD hingga kepala desa, untuk meningkatkan partisipasi pemilih.
Ia mengungkapkan bahwa tingkat partisipasi pemilu di Ciamis sebelumnya hanya 80 persen, masih di bawah rata-rata provinsi Jawa Barat (82 persen) dan nasional (81 persen).
"Tingkat partisipasi pemilih menjadi indikator kesuksesan Pilkada. Mari bersama-sama kita dorong masyarakat agar menggunakan hak pilihnya," tambahnya.
Kapolres Ciamis, AKBP Akmal, S.H., S.I.K., M.H., memastikan pihaknya siap menjaga keamanan Pilkada 2024.
Sebanyak 689 personel kepolisian akan diterjunkan ke berbagai titik strategis, termasuk di Tempat Pemungutan Suara (TPS), untuk memastikan situasi tetap kondusif.
"Kami sudah memaksimalkan distribusi personel agar seluruh titik strategis terpantau dengan baik. Keamanan Pilkada adalah prioritas kami," ujar Kapolres.
Meski menghadapi tantangan terkait jumlah personel yang terbatas, Polres Ciamis tetap optimis menjaga keamanan Pilkada berjalan lancar.
Kapolres juga mengapresiasi masyarakat Ciamis yang tetap menjaga suasana aman dan damai, bebas dari isu-isu SARA yang dapat memecah belah.
Dengan koordinasi yang solid dan persiapan matang, Kabupaten Ciamis optimistis menyongsong Pilkada serentak 2024 dengan lancar, aman, dan sukses.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Camat, dan perwakilan instansi terkait lainnya.***