Pada kesempatan yang sama, Andang juga mengapresiasi pencapaian Kabupaten Ciamis dalam digitalisasi.
Melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Ciamis berhasil meraih peringkat kedua terbaik untuk wilayah Jawa dan Bali dalam hal transformasi digital.
“Capaian ini membuktikan bahwa digitalisasi bukan sekadar konsep, tetapi telah menjadi budaya kerja yang nyata di Kabupaten Ciamis. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci kesuksesan ini,” tambah Andang.
Kepala Bapenda Ciamis, Aef Saefudin, menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur dalam mendukung implementasi digitalisasi.
Menurutnya, penguatan sistem pembayaran digital, pengembangan aplikasi layanan publik, dan peningkatan keamanan data menjadi prioritas utama untuk menghadapi era digitalisasi yang semakin menantang.
“Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk mempermudah masyarakat, tetapi juga untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah,” jelas Aef dalam sesi Bincang Digital.
Aef juga mengajak seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk bersiap menghadapi tantangan digitalisasi yang terus berkembang.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi yang solid adalah kunci utama untuk menjadikan Kabupaten Ciamis sebagai daerah yang maju dan berdaya saing di era digital.***