hukum

Terungkap! Sindikat Perdagangan Bayi Internasional di Jabar, 6 Balita Diselamatkan, Diduga Dijual ke Singapura

Rabu, 16 Juli 2025 | 14:22 WIB
Foto ilustrasi - Polisi berhasil mengungkap sindikat jaringan perdagangan bayi skala internasional. (Unsplash/Madrosah Sunnah)

 

Mediapriangan.com - Kepolisian Daerah Jawa Barat mengungkap jaringan perdagangan bayi berskala internasional yang telah aktif sejak tahun 2023.

Enam balita berhasil diselamatkan dalam operasi tersebut, dan sebanyak 12 orang ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar, Kombes Pol. Surawan, pihaknya tengah mendalami kasus ini karena kuat dugaan sebanyak 24 bayi telah dijual ke luar negeri, terutama ke Singapura.

Baca Juga: Usai Diperiksa Soal Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem Bungkam Total, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Kejagung?

“Kita akan bekerja sama dengan Interpol untuk melacak lebih lanjut jaringan ini, termasuk bayi yang sudah dikirim ke Singapura,” ujar Surawan dalam konferensi pers, Selasa, 15 Juli 2025.

Dijelaskannya, bayi-bayi yang dijadikan korban masih berusia sangat belia, rata-rata antara dua hingga tiga bulan.

Sebelum diberangkatkan, mereka dirawat terlebih dahulu oleh para tersangka agar tampak sehat dan layak untuk dijual.

Baca Juga: Viral! Oknum TKI Diduga Mabuk Saat Masak Mie Instan, Picu Kebakaran Hebat di Jepang Tengah Malam

“Dari para pelaku, kami berhasil menyelamatkan lima bayi di Pontianak yang rencananya akan dikirim ke Singapura, dan satu bayi lainnya diamankan di Tangerang,” tambah Surawan.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan menuturkan bahwa lima balita yang diamankan dari Pontianak telah diterbangkan ke Cengkareng dan kini berada dalam pengawasan di Mapolda Jabar.

Ia mengungkapkan bahwa para tersangka memiliki peran berbeda dalam sindikat ini.

Baca Juga: Cegah Radikalisme, Kominda dan TNI Gandeng Ormas Islam Jaga Stabilitas Keamanan Kota Tasikmalaya

Ada yang mencari dan merekrut bayi bahkan sejak masih dalam kandungan, ada yang merawat dan menampung bayi, serta ada pula yang mengurus dokumen palsu seperti akta kelahiran dan paspor.

Halaman:

Tags

Terkini