daerah

Bupati Herdiat Hadiri Kirab Kebangsaan Merah Putih di Panjalu, Habib Luthfi Ingatkan Makna 'Indonesia Tanah Airku'

Selasa, 16 September 2025 | 15:02 WIB
Dalam acara Kirab Kebangsaan Merah Putih hadir bin Ali bin Yahya, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, Ketua DPRD Kabupaten Ciamis dan unsur Forkopimda. (Prokopim Ciamis)

Mediapriangan.com - Suasana Desa Panjalu, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, mendadak semarak ketika ribuan warga memadati Lapang Garahang untuk mengikuti Kirab Kebangsaan Merah Putih.

Acara Kirab Kebangsaan Merah Putih yang digelar pada Selasa, 16 September 2025 ini, menjadi ajang kebersamaan masyarakat sekaligus momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme.

Bupati Ciamis Herdiat Sunaya hadir langsung bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Ciamis. Kirab Kebangsaan Merah Putih secara resmi dilepas oleh Bupati Herdiat, disambut riuh semangat warga yang memenuhi lapangan.

Baca Juga: Bupati Ciamis Ajak Warga Jadikan Perpustakaan Jantung Pendidikan, Dorong Literasi dan Kreativitas Generasi Muda

Momen semakin khidmat ketika ulama besar sekaligus tokoh nasional, Habib Luthfi bin Ali bin Yahya, memberikan tausiyah kebangsaan. Dalam pesannya, ia mengingatkan pentingnya menghargai perjuangan para pendahulu bangsa.

“Merah putih tidak akan tegak dengan sendirinya, melainkan butuh perjuangan dan keringat. Dengan semangat ini, kita bangkitkan kembali rasa memiliki terhadap apa yang telah diperjuangkan para pejuang bangsa dahulu,” tegas Habib Luthfi.

Habib Luthfi juga menyoroti makna lagu kebangsaan Indonesia Raya, khususnya kalimat “Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku.”

Baca Juga: Meriah dan Penuh Makna! Tradisi Merlawu 2025 di Wanasigra Ciamis Jadi Simbol Syukur dan Warisan Budaya Tak Benda

Menurutnya, penggunaan kata “aku” menjadi penegasan bahwa tanggung jawab mencintai negeri harus dipegang setiap individu, bukan hanya secara kolektif.

“Lagu kebangsaan itu tidak menggunakan kata ‘kami’ atau ‘kita’, melainkan ‘aku’, yang berarti setiap individu anak bangsa harus meletakkan tanggung jawab secara individual terhadap negeri ini,” jelasnya.

Ribuan warga Panjalu meriahkan Kirab Kebangsaan Merah Putih. Habib Luthfi ingatkan makna perjuangan dan tanggung jawab tiap individu untuk negeri. (Prokopim Ciamis)

Ia juga mengajak masyarakat memahami lirik “di sanalah aku berdiri” sebagai simbol bahwa seluruh wilayah Indonesia, dari Papua, Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, hingga ribuan pulau lainnya, adalah satu kesatuan tanah air yang wajib dijaga bersama.

Baca Juga: Bupati Ciamis Resmi Lepas Kontingen POPDA XIV dan PEPARPEDA VIII, Haornas 2025 Jadi Momentum Gelorakan Olahraga

Kirab Merah Putih di Panjalu ditutup dengan pengibaran bendera merah putih raksasa yang menambah semarak suasana.

Berbagai penampilan seni budaya dan tarian daerah turut meramaikan acara, menghadirkan kebanggaan tersendiri bagi warga Ciamis.

Halaman:

Tags

Terkini