“Kita harus selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika,” tegasnya.
Selain itu, Panglima menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai provokasi dan isu yang dapat memecah belah kesatuan. Ia mengingatkan agar setiap prajurit menghindari tindakan yang bertentangan dengan hukum dan merugikan rakyat.
“Hindari segala bentuk tindakan yang melawan hukum dan merugikan rakyat, karena tugas kita semata-mata untuk kepentingan bangsa dan negara,” ujarnya.
Menutup amanatnya, Panglima TNI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit dan PNS TNI atas dedikasi dan loyalitas mereka dalam menjalankan tugas.
Ia juga mengingatkan bahwa masih banyak hal yang perlu dibenahi agar TNI semakin kokoh sebagai garda terdepan dan benteng terakhir NKRI.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama Forkopimda dan pemotongan tumpeng, sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian TNI kepada bangsa.
Momen tersebut menjadi refleksi nyata kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat Kabupaten Ciamis.
Peringatan HUT ke-80 TNI di Ciamis tahun ini berlangsung penuh khidmat, tertib, dan sarat makna nasionalisme, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan bangsa menuju Indonesia yang lebih maju.***