pendidikan

Wisuda UNIGA Angkatan ke-XLIII, Lemhannas RI Dorong Lulusan Perkuat Ketahanan Daerah

Senin, 16 Februari 2026 | 11:28 WIB
Wisuda UNIGA Angkatan ke-XLIII jadi momentum Lemhannas RI dorong lulusan berkontribusi bagi daerah. (Kominfo Garut)

GARUT, Mediapriangan.com - Momentum Wisuda UNIGA Angkatan ke-XLIII di Kampus Universitas Garut, Jalan Raya Samarang, Tarogong Kaler, Sabtu 14 Februari 2026, menjadi panggung penegasan pentingnya ketahanan daerah sebagai fondasi ketahanan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Lemhannas RI mendorong para lulusan untuk mengambil peran strategis di tengah tantangan global.

Kehadiran Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily, bersama jajaran pejabat tinggi, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, serta unsur Forkopimda Garut menandai perhatian serius terhadap Wisuda UNIGA Angkatan ke-XLIII. Acara ini merupakan gelombang pertama Tahun Akademik 2025–2026.

Baca Juga: Siswa SD Bandung Natanael Wiraatmaja Diundang NASA Usai Juara Olimpiade Sains Internasional

Dalam sambutannya, Ace Hasan Syadzily menekankan bahwa ilmu yang diperoleh dalam Wisuda UNIGA Angkatan ke-XLIII harus diterjemahkan menjadi kontribusi nyata bagi ketahanan daerah.

"Kita tentu berharap apa yang telah mereka dapatkan dapat dimanfaatkan untuk berkontribusi terhadap dunia pendidikan, pertumbuhan ekonomi, serta mengoptimalkan kekayaan alam daerah, mengingat Garut memiliki potensi berlimpah mulai dari pertanian, kelautan, hingga peternakan," ujar Ace.

Menurutnya, penguatan ideologi kebangsaan dan karakter menjadi kunci agar lulusan Wisuda UNIGA Angkatan ke-XLIII mampu bersaing secara global sekaligus menjaga ketahanan daerah. Lemhannas RI juga mengapresiasi konsistensi Universitas Garut dalam menyelenggarakan Pendidikan Bela Negara.

Baca Juga: Umtas Tasikmalaya Targetkan 20 Prodi dan 5.000 Mahasiswa di Tahun 2027

"Kami membuka peluang kerja sama (MoU) ke depan agar dosen maupun peserta dari UNIGA dapat mengikuti pendidikan kepemimpinan di Lemhannas RI. Kami juga sangat terbuka terhadap kajian-kajian strategis dari UNIGA untuk dijadikan masukan kebijakan nasional," tambahnya.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin turut menyoroti pentingnya ketahanan daerah dari sudut pandang geopolitik dan geografis. Ia menilai program Pendidikan Bela Negara sejalan dengan kebutuhan pembangunan karakter generasi muda.

"PBN adalah modal dasar dari salah satu kemampuan soft skill yang harus dimiliki oleh warga kita terkait dengan keberanian, ketangguhan, disiplin, keseriusan, dan pantang menyerah. Nah itu menurut saya sangat penting. Serta kami berencana mengundang tenaga ahli dari Lemhannas untuk memperkuat perspektif ini, sekaligus memberikan masukan dari daerah untuk dirumuskan Lemhannas dalam skala nasional," ungkap Bupati.

Baca Juga: SMAN 11 Kota Tasikmalaya Diresmikan, Perluas Akses Pendidikan di Bungursari

Rektor Universitas Garut, Irfan Nabhani, melaporkan total 1.160 wisudawan mengikuti Wisuda UNIGA Angkatan ke-XLIII Gelombang I. Mereka berasal dari berbagai fakultas, mulai dari Program Pascasarjana hingga Fakultas Ekonomi yang mencatat jumlah lulusan terbanyak.

"Hari ini saudara berdiri setara sebagai lulusan Universitas Garut dengan tanggung jawab yang sama untuk membawa ilmu, iman dan amal serta menjaga nilai nama baik almamater," pungkas Irfan.***

Tags

Terkini