GARUT, Mediapriangan.com - Sebanyak 56 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari wilayah Garut Selatan dan Tasikmalaya Selatan mengikuti Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Pembuatan Buku Cerita yang diselenggarakan oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Tasikmalaya melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bekerja sama dengan Komunitas Ngejah.
Kegiatan berlangsung di Saung Komunitas Ngejah, Kampung Sukawangi, Desa Sukawangi, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, sebagai upaya meningkatkan kompetensi digital guru dalam menghadapi perkembangan teknologi di dunia pendidikan.
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Komunitas Ngejah, Roni Nuroni, S.T., dan Ketua BPD Desa Sukawangi, Asep Ahmad Yusuf, S.TH.I. Dalam sambutannya, Roni Nuroni menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara UPI Kampus Tasikmalaya dan Komunitas Ngejah dalam menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan guru masa kini.
Baca Juga: Gunung Papandayan Garut Tak Pernah Sepi, Jalur Pendakian Ramah dan Hutan Mati Jadi Daya Tarik
Menurutnya, perkembangan teknologi, khususnya AI, perlu disikapi secara positif agar dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan literasi masyarakat.
"Perkembangan teknologi, khususnya AI, perlu disikapi secara positif agar dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan literasi masyarakat," ujar Roni Nuroni, Minggu, 14 Juni 2026.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Sukawangi Asep Ahmad Yusuf menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas guru sebagai garda terdepan dalam membangun kualitas sumber daya manusia.
"Peningkatan kapasitas guru sebagai garda terdepan dalam membangun kualitas sumber daya manusia sangat penting dilakukan," tegas Asep Ahmad Yusuf.
Asep berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga para pendidik di daerah memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pengetahuan dan teknologi terbaru.
Kegiatan menghadirkan narasumber dari UPI Kampus Tasikmalaya, yaitu Nugraha Adhi Pratama, S.T., M.Kom., dan Budi Iskandar, S.Si., M.Pd.
Para pemateri memberikan pemahaman mengenai konsep dasar Artificial Intelligence, peluang pemanfaatannya dalam dunia pendidikan, serta praktik penggunaan berbagai platform AI untuk membantu guru mengembangkan bahan ajar dan media pembelajaran yang lebih kreatif.
Artikel Terkait
IAIT Resmi Bertransformasi Menjadi Universitas Islam Tasikmalaya, Targetkan Perkuat Daya Saing Lulusan
Lulusan Go Internasional, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Perkuat Daya Saing Global di Usia ke-25
Sebanyak 420 Siswa SMAN 1 Tasikmalaya Resmi di Lepas, 80 Siswa Tembus PTN dan 21 Masuk UGM!
Lulus 100 Persen, Siswa SMAN 8 Kota Tasikmalaya Dilarang Selebrasi Berlebihan dan Konvoi di Jalanan
SMAN I Singaparna Jadi Sekolah Maung, Kawah Candradimuka Pelajar Berprestasi
Cetak Tenaga Kesehatan Berkualitas, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Wisuda 272 Lulusan
Buka Kuota 384 Kursi, Sekolah MAUNG SMAN 1 Singaparna Targetkan Penjaringan Siswa Unggul
Wamendikdasmen Tinjau Sekolah di Tasikmalaya, Soroti Ribuan Ruang Kelas Rusak