Model pengelolaan sampah Ciamis bahkan dinilai inovatif karena mampu memberikan manfaat ekonomi bagi warga.
"Kabupaten lain mengeluarkan ratusan miliar untuk mesin sampah, tapi Ciamis membuktikan bahwa dengan kekuatan gotong royong dan kemandirian Bank Sampah di tiap desa, kita bisa menjadi yang terbaik," ungkapnya.
Bahkan, sampah di Ciamis sudah menjadi alat bayar PBB dan pajak kendaraan" tegas Bupati Herdiat disambut apresiasi warga.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Pastikan 250 KK Korban Banjir Ciamis Terima Bantuan Rp5 Juta Tanpa Potongan
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan APBD Ciamis tidak menghalangi masyarakat untuk terus berinovasi dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Ciamis yang berkelanjutan.
Bupati Ingatkan Bahaya Judi Online dan Masalah Sosial
Selain membahas persoalan anggaran dan prestasi daerah, Herdiat Sunarya juga menyoroti fenomena sosial yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
Dalam kegiatan Tarling tersebut, ia secara khusus mengingatkan masyarakat mengenai bahaya judi online yang mulai banyak menjerat warga.
Menurut Herdiat Sunarya, judi online bukan hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga berdampak serius terhadap keharmonisan rumah tangga dan kondisi sosial masyarakat.
Ia juga menyinggung persoalan lain yang dinilai perlu perhatian bersama, seperti meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap anak serta penyimpangan seksual yang muncul di ruang publik maupun media sosial.
"Saya titip kepada orang tua, awasi anak cucu kita. Fenomena ini sudah sangat mengkhawatirkan, bahkan sudah berani muncul di tempat umum dan media sosial. Sekolah dan pesantren saja tidak cukup, benteng utama adalah pengawasan keluarga" pesan Bupati Herdiat serius.
Penyerahan Bantuan dan Insentif dalam Tarling Ciamis