TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Kebakaran rumah yang terjadi di Kampung Babakankarang, RT 03 RW 02, Desa Singaparna, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 15.30 WIB, menjadi pengingat serius bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebocoran gas di lingkungan rumah.
Rumah dua lantai milik Jajang dan Mimah yang dihuni satu keluarga dengan empat jiwa itu mengalami kerusakan parah setelah api dengan cepat membesar dan melalap sebagian besar bangunan. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh kebocoran gas elpiji.
Ketua Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (FK Tagana) Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengatakan pihaknya segera turun ke lokasi setelah menerima laporan kejadian.
“Kami langsung melakukan asesmen dan membantu proses penanganan di lapangan, termasuk menyuplai air untuk mendukung pemadaman bersama petugas damkar,” ujar Jembar.
Ia menegaskan, peristiwa ini harus menjadi pelajaran penting bagi masyarakat agar lebih teliti dalam penggunaan gas elpiji di rumah.
“Kebocoran gas sering kali tidak disadari, padahal risikonya sangat besar. Kami mengimbau warga untuk rutin memeriksa kondisi selang, regulator, dan memastikan pemasangan sudah sesuai standar,” tambahnya.
Baca Juga: FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Kapasitas Anggota Muda Lewat Pelatihan Regional
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, tingkat kerusakan rumah diperkirakan mencapai 85 persen, sehingga kerugian materiil cukup besar dan keluarga terdampak kini membutuhkan dukungan.
Jembar juga mengingatkan, jika masyarakat mencium bau gas yang menyengat, segera lakukan langkah antisipasi seperti membuka ventilasi, tidak menyalakan api atau listrik, serta segera menghubungi pihak terkait.
Saat ini, kondisi di lokasi kejadian telah terkendali. Tagana bersama unsur terkait terus melakukan pendampingan bagi keluarga terdampak, sekaligus mengedukasi warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal.***