CIAMIS, Mediapriangan.com - Kabupaten Ciamis memperingati Hari Kartini dengan cara yang berbeda tahun ini. Bertempat di Gedung Aula PKK Kabupaten Ciamis pada Selasa, 21 April 2026, kegiatan tersebut berlangsung dengan suasana penuh khidmat.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang seremoni, melainkan sebuah langkah taktis dalam merumuskan program strategis PKK. Fokus utamanya adalah menyelaraskan langkah guna mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.
Acara yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-54 ini menonjolkan peran pemberdayaan perempuan sebagai pilar utama kemajuan daerah.
Baca Juga: Bapenda Ciamis Gebrak Inovasi Pajak Digital, Bayar Pajak Kini Lebih Mudah dan Transparan
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Ciamis, Hj. Kania Ernawati Herdiat, menegaskan bahwa intelektualitas dan kapabilitas kader adalah kunci menghadapi tantangan zaman.
"Momentum Hari Kartini ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa perempuan harus terus bersemangat untuk menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan, sehingga mampu menjadi perempuan yang berdaya dan bermanfaat bagi keluarga serta masyarakat," ujarnya.
Dalam upaya konkret pemberdayaan perempuan, kegiatan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ini juga membedah hasil Rakernas X PKK Tahun 2025.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah sosialisasi Gelari Pelangi oleh Pokja II, sebuah gerakan yang fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan manajemen ekonomi rumah tangga.
Program ini dipandang sebagai program strategis PKK yang paling krusial dalam mencetak generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Selain penguatan ekonomi, aspek kesehatan dan keamanan keluarga turut menjadi perhatian.
TP PKK Kabupaten Ciamis memfasilitasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi para kader sekaligus mengenalkan gerakan GKSTTB (Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana).
Baca Juga: ASN Ciamis Mulai WFH Setiap Jumat demi Efisiensi Anggaran dan Transformasi Kerja
Melalui pengenalan potensi bencana dan kesehatan, perempuan di Ciamis diharapkan memiliki ketangguhan dalam menghadapi situasi darurat.