Atap Asbes Diganti Alduro, Jurnalis Ciamis Rasakan Rumah Lebih Adem Lewat Program Promedia Group

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 24 Juli 2026 | 22:00 WIB
Jurnalis Ciamis Arman menjadi penerima manfaat program Ganti Atap Rumah Wartawan. Atap asbes rumahnya kini diganti Alduro yang lebih nyaman. (Dok. Arman)
Jurnalis Ciamis Arman menjadi penerima manfaat program Ganti Atap Rumah Wartawan. Atap asbes rumahnya kini diganti Alduro yang lebih nyaman. (Dok. Arman)

 

CIAMIS, Mediapriangan.com - Perubahan kondisi rumah dirasakan Arman, seorang jurnalis Ciamis yang menjadi penerima manfaat program Ganti Atap Rumah Wartawan.

Atap dapur rumahnya yang sebelumnya menggunakan atap asbes kini telah diganti dengan Alduro melalui program yang digagas Promedia Group bersama PT Sirkular Karya Indonesia (SKI).

Bagi Arman, pergantian atap tersebut bukan sekadar memperbarui bagian rumah yang sudah rusak. Ia mengaku perubahan material atap membuat suasana dapur menjadi lebih nyaman, terutama ketika cuaca panas dan hujan.

Sebelum menerima manfaat program Ganti Atap Rumah Wartawan, kondisi atap dapur rumah Arman memang sudah cukup memprihatinkan.

Baca Juga: Program Ganti Atap Rumah Wartawan Berlanjut, Editor Elbaitsukabumi Kini Nikmati Atap Alduro yang Lebih Nyaman

Material atap asbes yang digunakan sebelumnya mengalami kerusakan di sejumlah bagian sehingga membuat aktivitas keluarga di ruangan tersebut terganggu.

Saat cuaca terik, panas dari atap membuat dapur terasa gerah. Sementara ketika hujan turun, kebocoran menjadi persoalan lain yang harus dihadapi keluarga Arman.

"Dulu dapur saya itu pakai asbes. Rasanya memang kurang nyaman, apalagi saat cuaca panas, sangat gerah. Kalau lagi panas itu kami jarang diam di dapur. Tapi setelah pakai atap Alduro, perbedaannya itu terasa sekali. Lebih adem dan tidak berisik," katanya.

Baca Juga: Sensasi Adem Atap Alduro Berbahan Limbah Saset, Terobosan Baru Program Bedah Rumah Pemkot Yogyakarta

Atap Lama Kerap Bocor Saat Hujan

Persoalan yang dihadapi jurnalis Ciamis tersebut tidak hanya berkaitan dengan suhu ruangan. Kondisi atap asbes yang sudah mengalami kerusakan juga membuat air hujan kerap masuk ke dalam rumah.

Arman mengatakan beberapa bagian asbes telah patah. Selain itu, sambungan antarbagian atap juga tidak lagi terpasang dengan baik sehingga berpotensi menimbulkan kebocoran.

"Asbesnya itu ada yang patah, kemudian sambungannya juga nggak presisi. Jadi kalau hujan, saya selalu pasang ember untuk menampung air hujan yang masuk ke dalam," tuturnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X