Bupati Herdiat Pimpin Deklarasi ODF Ciamis, Tekankan Pengabdian Tenaga Kesehatan Meski Anggaran Daerah Terbatas

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 16 April 2026 | 18:54 WIB
Momentum deklarasi ODF Kabupaten Ciamis, yang diresmikan oleh Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya, di Aula 1 Dinas Kesehatan pada Kamis (16/04/2026). (Dok. Kominfo Ciamis)
Momentum deklarasi ODF Kabupaten Ciamis, yang diresmikan oleh Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya, di Aula 1 Dinas Kesehatan pada Kamis (16/04/2026). (Dok. Kominfo Ciamis)

 

CIAMIS, Mediapriangan.com - Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar deklarasi ODF (Open Defecation Free) yang diresmikan langsung oleh Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya, di Aula 1 Dinas Kesehatan pada Kamis (16/04/2026).

Acara yang dirangkaikan dengan silaturahmi pasca-Lebaran ini dihadiri oleh sekitar 200 undangan, mulai dari jajaran birokrasi, purnabakti, hingga para tenaga kesehatan.

Dalam arahannya, Bupati Herdiat memberikan pesan mendalam mengenai hakikat seorang aparatur sipil dalam melayani publik.

Baca Juga: Cari Bibit Unggul Lewat Talent Detection, Kabupaten Ciamis Gelar Seleksi Timnas Futsal U-17 Skala Regional

“Kita ini adalah pelayan masyarakat. Jangan sekali-kali kita minta dilayani, tetapi kita harus fokus melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tegas Herdiat Sunarya di hadapan para peserta.

Menjaga Semangat di Tengah Defisit Anggaran
Sorotan utama dalam pertemuan tersebut adalah kondisi finansial Kabupaten Ciamis yang sedang mengalami tantangan.

Bupati Herdiat secara terbuka mengakui bahwa kemampuan fiskal daerah saat ini berada di posisi bawah jika dibandingkan dengan wilayah lain di Jawa Barat.

Baca Juga: Kolaborasi Pemerintah Kabupaten Ciamis dan TNI Tuntaskan TMMD ke-126, Desa Sukamulya Kini Miliki Sanitasi Layak

Hal ini dipicu oleh penurunan pendapatan dalam APBD serta berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat maupun provinsi.

Meski demikian, Bupati Ciamis meminta seluruh jajaran, terutama para tenaga kesehatan, agar tidak kehilangan motivasi kerja.

Ia menegaskan bahwa kekuatan sejati daerah berjuluk Tatar Galuh ini bukan pada uang, melainkan pada modal sosial.

“Walaupun dari segi anggaran kita terbatas, bahkan berada di posisi bawah di Jawa Barat, tetapi kita memiliki kekuatan besar yang tidak terukur, yaitu gotong royong masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga: OJK Tasikmalaya Gandeng Penyuluh Agama Ciamis Jadi Garda Terdepan Literasi Keuangan dan Lawan Aktivitas Ilegal

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X