BANDUNG, Mediapriangan.com - Komitmen memperkuat pembinaan karakter generasi bangsa melalui seni bela diri tradisional terus diperkuat Kodam III/Siliwangi.
Hal itu ditandai dengan pengukuhan jajaran pengurus Pencak Silat Militer (PSM) Jawa Barat dan Banten oleh Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., di Lapangan Serka Dedy Unadi Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Rabu, 10 Juni 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam mengukuhkan Ketua Umum Pengurus Provinsi Jawa Barat dan Banten beserta pengurus cabang dan ranting PSM yang berada di wilayah Kodam III/Siliwangi.
Mayjen TNI Kosasih menegaskan, pengukuhan tersebut bukan sekadar agenda seremonial organisasi.
Lebih dari itu, para pengurus yang dilantik mengemban tanggung jawab besar untuk mengembangkan Pencak Silat Militer menjadi organisasi yang semakin profesional, berdaya guna, dan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Menurutnya, Pencak Silat Militer memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang tangguh, disiplin, dan berkarakter.
Selain menjadi bagian dari upaya pelestarian warisan budaya bangsa, pencak silat juga menjadi sarana efektif untuk menanamkan semangat juang, jiwa ksatria, serta nilai-nilai kebangsaan.
Baca Juga: Kodim 0612 dan OJK Tasikmalaya Deklarasi Perang Lawan Judi Online
“Pencak silat bukan hanya kemampuan bela diri, tetapi juga media pembentukan mental, moral, dan karakter yang berlandaskan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia,” ujar Pangdam.
Ia menambahkan, keberadaan PSM menjadi jembatan yang memperkuat hubungan antara TNI, perguruan pencak silat, dan masyarakat.
Melalui organisasi tersebut, semangat persaudaraan, sportivitas, dan pengabdian kepada bangsa dapat terus dipupuk dan dikembangkan.
Di tengah dinamika sosial dan tantangan era modern, Pangdam menilai Pencak Silat Militer semakin relevan sebagai sarana pembinaan generasi muda.