Kepekaan Prajurit Jadi Sorotan, Dandim 0612/Tasikmalaya Tekankan Respons Cepat di Tengah Masyarakat

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Senin, 30 Maret 2026 | 14:38 WIB
Dandim 0612/Tasikmalaya memimpin apel sekaligus kegiatan halalbihalal di Markas Kodim 0612/Tasikmalaya pada Senin pagi, 30 Maret 2026. (Dok Humas Kodim)
Dandim 0612/Tasikmalaya memimpin apel sekaligus kegiatan halalbihalal di Markas Kodim 0612/Tasikmalaya pada Senin pagi, 30 Maret 2026. (Dok Humas Kodim)

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Suasana berbeda terasa di Markas Kodim 0612/Tasikmalaya pada Senin (30/03/2026) pagi.

Tak sekadar apel rutin, kegiatan yang dipimpin langsung Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han, menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali nilai kepekaan prajurit dalam menjalankan tugas kewilayahan.

Apel yang dimulai pukul 07.00 WIB itu, dirangkaikan dengan halalbihalal bersama seluruh personel Makodim, kecuali anggota yang tengah menjalankan dinas.

Hadir lengkap para Perwira Staf, Danramil, serta personel dari 25 Koramil, mencerminkan soliditas dan kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi dinamika di lapangan.

Baca Juga: TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Hadirkan Program Belajar untuk Anak Barurejo, Fokus Bangun Generasi Sejak Dini

Dandim menekankan bahwa kepekaan terhadap situasi wilayah merupakan kunci utama keberhasilan prajurit teritorial.

Menurut Imvan Ibrahim, prajurit tidak cukup hanya hadir secara fisik, tetapi harus mampu membaca situasi dan bertindak cepat saat masyarakat membutuhkan.

“Kalau ada kejadian di wilayah, segera beraksi. Jangan menunda. Keberadaan kita sangat dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.

Penekanan tersebut terang Imvan, menjadi relevan di tengah tuntutan peran TNI AD yang semakin dekat dengan masyarakat.

Baca Juga: Sambut Ramadan, Prajurit Kodim 0612/Tasikmalaya Bersihkan Masjid Serentak di 25 Koramil

"Kecepatan respons dan kepekaan sosial, menjadi indikator penting dalam menjaga kepercayaan publik," katanya.

Selain soal responsivitas, Dandim juga mengingatkan seluruh anggota agar menjaga integritas dan menjauhi pelanggaran.

Ia menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap tindakan yang melanggar hukum, meskipun secara pribadi masih bisa dimaafkan.

“Kalau salah, akui salah. Kalau benar, katakan benar. Saya tidak akan membela prajurit yang melanggar hukum,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X