TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Suasana berbeda terasa di Markas Kodim 0612/Tasikmalaya pada Senin (30/03/2026) pagi.
Tak sekadar apel rutin, kegiatan yang dipimpin langsung Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han, menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali nilai kepekaan prajurit dalam menjalankan tugas kewilayahan.
Apel yang dimulai pukul 07.00 WIB itu, dirangkaikan dengan halalbihalal bersama seluruh personel Makodim, kecuali anggota yang tengah menjalankan dinas.
Hadir lengkap para Perwira Staf, Danramil, serta personel dari 25 Koramil, mencerminkan soliditas dan kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi dinamika di lapangan.
Dandim menekankan bahwa kepekaan terhadap situasi wilayah merupakan kunci utama keberhasilan prajurit teritorial.
Menurut Imvan Ibrahim, prajurit tidak cukup hanya hadir secara fisik, tetapi harus mampu membaca situasi dan bertindak cepat saat masyarakat membutuhkan.
“Kalau ada kejadian di wilayah, segera beraksi. Jangan menunda. Keberadaan kita sangat dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.
Penekanan tersebut terang Imvan, menjadi relevan di tengah tuntutan peran TNI AD yang semakin dekat dengan masyarakat.
Baca Juga: Sambut Ramadan, Prajurit Kodim 0612/Tasikmalaya Bersihkan Masjid Serentak di 25 Koramil
"Kecepatan respons dan kepekaan sosial, menjadi indikator penting dalam menjaga kepercayaan publik," katanya.
Selain soal responsivitas, Dandim juga mengingatkan seluruh anggota agar menjaga integritas dan menjauhi pelanggaran.
Ia menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap tindakan yang melanggar hukum, meskipun secara pribadi masih bisa dimaafkan.
“Kalau salah, akui salah. Kalau benar, katakan benar. Saya tidak akan membela prajurit yang melanggar hukum,” ujarnya.
Artikel Terkait
Dulu Viral karena Panjat Tiang Bendera Saat HUT RI, Kini Joni Berhasil Jadi Bintara TNI AD Berkat Kerja Kerasnya
Tragis! Ledakan Amunisi di Garut Renggut 13 Nyawa, TNI AD Temukan Potensi Peledak Aktif Lain, Ini Identitas Para Korban
Tragedi Ledakan Amunisi di Garut Tewaskan 13 Orang, TNI AD Sampaikan Duka dan Janji Usut Tuntas Penyebabnya
Anak Korban Ledakan Amunisi di Garut Buka Fakta Mengejutkan, Bantah Ayahnya Pemulung di Lokasi Tragedi TNI AD
Tragedi Amunisi Tewaskan 13 Orang, Dedi Mulyadi Ungkap Ada Korban Sipil Bantu TNI AD Selama 10 Tahun Tanpa Status Jelas
TNI AD Buka Suara soal Penjagaan Gedung DPR, Tegaskan Bukan Intimidasi tapi Bantuan Sesuai UU TNI
Promedia dan TNI AD Bahas Kolaborasi Strategis, Dorong Publikasi Program Nasional hingga Daerah
Danpusterad Tegaskan pembekalan dan pendidikan Kunci Sukses karier perwira TNI AD
Kasad Maruli Serahkan Bantuan rumah prajurit gugur, TNI AD Pastikan keluarga prajurit tetap jadi keluarga besar
TNI AD Bangun 35 Jembatan Bailey di Aceh, Program Jembatan Garuda Percepat Konektivitas Aceh Pascabencana