Selain belasungkawa, warganet juga menyoroti aspek pengawasan proyek dan keamanan lokasi. Banyak yang mempertanyakan pengawasan terhadap anak-anak yang bermain di sekitar area pekerjaan konstruksi, meski lokasi proyek disebut telah dipasang pembatas seng.
"Kalau lihat fotonya, tempat lokasi proyek ada pembatas seng. Pertanyaannya umur balita lari-lari apa tidak ada yang mengawasi?" Tulis akun @mar*****a
"Di situ warga padat penduduk, kemana kesadaran warganya saat melihat anak bermain di dekat proyek? Orang tuanya? Kenapa lalai pengawasan saat anak bermain," tulis akun @_ma*****a
Sorotan juga diarahkan pada standar keamanan lubang galian proyek yang dinilai masih berpotensi membahayakan masyarakat.
"Banyak proyek galian di Jakarta didiemin gitu aja tanpa penjaga, tutupan sengnya pun longgar," tulis akun @ali***a
Keluhan serupa turut disampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta dengan harapan pengawasan proyek diperketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
"Pak ini gimana ya pak gara-gara galian banyak yang memakan korban pak. Mohon izin Pak Gubernur yang terhormat mending jangan pernah ada galian apa pun yang bisa bikin orang celaka pak," tulis akun @iiisydd2.
"Kejadian seperti ini pihak yang itu tidak akan mau bertanggung jawab, mending disetop," imbuhnya.
Ia juga mendesak agar pihak Pemprov rutin melakukan pengecekan mengenai aktivitas proyek yang banyak membuat lubang galian.
"Bapak juga harus tanya tujuan dari galian itu apa, untuk apa, dan manfaatnya ada apa tidak gitu lo, Pak. Bapak sebagai Gubernur seharusnya cek lapangan apa yang dilakukan oleh orang-orang bapak," tukasnya.***