KUKAR, Mediapriangan.com - Persoalan dengan rekan kerja diduga menjadi pemicu seorang pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kutai Kartanegara atau Diskominfo Kukar melakukan pembakaran di ruang rapat kantornya.
Polisi menduga aksi tersebut bukan tindakan spontan. Sebelum menjalankan aksinya, MFA, pegawai Diskominfo Kukar, disebut telah menyiapkan bahan bakar dalam jumlah cukup banyak untuk dibawa ke lokasi.
Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Elnath Splendidta Wafiq Gemilang mengatakan, penyidik menduga MFA menyimpan kekesalan terhadap lingkungan kerjanya.
“Motifnya, saat melakukan pembakaran di Diskominfo, dia kesal dengan lingkungan, dengan karyawan lain. Karena sering difoto, terus dimasukkan ke grup, dibuat bahan olokan, kemudian dijadikan stiker, gitu,” ujar Kasat Reskrim Polres Kukar, AKP Elnath Splendidta Wafiq Gemilang pada Rabu, 12 Agustus 2026.
“Sudah diamankan, dia termasuk yang bekerja di sini,” lanjutnya.
Polisi kini masih mengembangkan dugaan motif tersebut untuk mengetahui rangkaian persoalan yang melatarbelakangi pembakaran ruang rapat di kantor Diskominfo Kukar.
Baca Juga: Bubur Ayam Mang H Oyo Bandung, Rahasia Bubur Kental yang Bisa Dibalik Tanpa Tumpah
Bawa Puluhan Liter Bensin ke Ruang Rapat
Penyelidikan sementara mengungkap adanya persiapan sebelum pembakaran terjadi. MFA diduga membeli bahan bakar jenis Pertalite dalam jumlah puluhan liter dan membawanya ke ruang rapat yang berada di lantai 3.
“Beli bensin Pertalite sekitar 30-40 liter untuk dibawa ke ruangan,” imbuhnya.
Dengan temuan tersebut, polisi menduga pembakaran ruang rapat bukan sekadar reaksi sesaat. MFA disebut telah mempersiapkan bensin 30-40 liter sebelum berada di ruangan yang menjadi lokasi kejadian.
Aksi tersebut diduga berlangsung sekitar pukul 07.20 Wita pada Selasa, 11 Agustus 2026. Sebelum pembakaran terjadi, MFA disebut sudah berada di lokasi sejak sekitar pukul 07.00 Wita.
Artikel Terkait
Dedi Mulyadi Usul Gaji Orangtua Penerima KIP Kuliah Naik Jadi Rp10 Juta, Ini Alasannya
Jessica Mila Liburan di Pulau Padar, Pelaku Wisata Labuan Bajo Curhat Klien Minta Refund
Jessica Mila Klarifikasi Liburan ke Pulau Padar, KSOP Labuan Bajo Sanksi Nakhoda Kapal
Kuliner Bandung Punya Warisan Rasa Sejak 1972, Ayam Goreng Kurnia Masih Jadi Buruan
Seskab Teddy Masuk Tiga Besar Pejabat Paling Positif, Popularitasnya Juga Tinggi Versi IPO
Kreasi Cokelat Hits di Media Sosial, dari Cokelat Dubai hingga Cokelat Rambut Nenek yang Bikin Penasaran