ACEH, Mediapriangan.com - Video dugaan pengeroyokan seorang siswa SMA di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, ramai beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, seorang pelajar berusia 16 tahun terlihat mendapat kekerasan fisik dari sejumlah siswa yang diduga merupakan kakak kelasnya.
Peristiwa itu terjadi di kawasan Kampung Burni Telong, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Sabtu, 22 Agustus 2026. Kasus tersebut kini telah ditangani Polres Bener Meriah.
Polisi memastikan penyelidikan dilakukan setelah informasi mengenai dugaan pengeroyokan siswa SMA tersebut mencuat ke publik.
Baca Juga: Seniman Ketoprak Sarjiyono Wafat Saat Pentas di Bantul, Sempat Berlakon Sebelum Tiba-tiba Ambruk
Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti informasi yang beredar dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak.
“Kami memastikan laporan dan informasi yang berkembang di masyarakat ditindaklanjuti secara cepat dan profesional,” ujar Aris dalam keterangannya kepada awak media, dikutip pada Senin, 24 Agustus 2026.
Polisi juga memastikan dugaan pengeroyokan siswa SMA itu akan diperiksa secara menyeluruh, termasuk dengan memeriksa saksi dan mengumpulkan alat bukti.
“Dalam perkara ini, kami akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh, memeriksa saksi-saksi, melengkapi alat bukti,” lanjutnya.
Baca Juga: Kronologi Kebakaran Kampung Adat Sade Lombok, 129 Rumah Hangus dan 320 Warga Terdampak
Video Perkelahian Beredar di Media Sosial
Sebelum ditangani polisi, rekaman dugaan perkelahian tersebut lebih dulu menyebar melalui media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @etnisgayo pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Dalam video itu terlihat seorang siswa mengenakan kaos hitam melakukan kekerasan terhadap korban. Korban yang masih berusia 16 tahun tampak dibanting dan dipiting sebelum mendapat sejumlah pukulan dan tendangan.
Korban bahkan terlihat terdiam setelah menerima tendangan. Beberapa siswa kemudian tampak berada di sekitar lokasi kejadian.