Mediapriangan.com - Suara klakson bersahutan terdengar di salah satu ruas jalan kawasan Landasan Ulin, Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Pengendara terpaksa menggunakan bunyi klakson untuk memberi tanda keberadaan kendaraan di tengah Kabut Asap yang menutup pandangan.
Kondisi tersebut terjadi ketika Karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan menghasilkan asap pekat yang terbawa hingga ke kawasan permukiman dan jalur transportasi. Tebalnya asap membuat Jarak Pandang pengendara menurun drastis.
Rekaman kondisi jalan tersebut kemudian beredar di media sosial. Dalam video yang diunggah akun TikTok @bloperr0, kendaraan dari arah berlawanan baru terlihat ketika sudah berada cukup dekat dengan kamera.
Baca Juga: Karhutla Kalimantan Picu Kabut Asap ke Malaysia, 108 Sekolah Ditutup dan 13 Wilayah Terdampak
"Akhirnya klakson berguna di Kalimantan," tulis pemilik akun TikTok @bloperr0, dikutip pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Pengunggah menjelaskan bahwa suara klakson digunakan sebagai penanda agar pengendara lain mengetahui adanya kendaraan di sekitar mereka.
"Minimal klaksonnya ini buat memberi tahu kalau ada orang lain di situ," lanjutnya.
Kondisi Kabut Asap tersebut membuat perjalanan di ruas jalan itu menjadi lebih berisiko. Pengendara harus meningkatkan kewaspadaan karena kendaraan yang datang dari arah berlawanan sulit terlihat dari jarak jauh.
Lampu Kendaraan Disebut Tidak Cukup Menembus Asap
Video tersebut juga memicu percakapan di kolom komentar. Sejumlah pengguna menyarankan pengendara menyalakan lampu kendaraan agar lebih mudah terlihat.
Salah satu akun, @ano***s, menyarankan pengendara memberikan tanda kepada kendaraan di belakang dengan menyalakan lampu sein.
Artikel Terkait
OJK Tasikmalaya dan Polres Ciamis Ungkap Penipuan Jasa Titip Limit Paylater, Kerugian Capai Rp500 Juta
Viral Pengunjung Taman Safari Indonesia Buka Kaca Mobil di Area Harimau, Warganet Soroti Aksinya
Pemotongan TPP ASN Picu Kekhawatiran, NPL Perbankan Priangan Timur Capai 4,75 Persen
Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta 27 Agustus, Seruan Jaga Ibu Kota
KPK Ungkap Biaya Tambahan Jalur Mandiri Unsoed, Orang Tua Mahasiswa Dibebani di Luar UKT dan IPI
Mahasiswa Unsoed Jalur Mandiri Terseret Kasus Dugaan Korupsi, KPK Tegaskan Tetap Bisa Kuliah