Pendaki 16 Tahun Tewas di Jurang Gunung Sumbing, Terpisah saat Turun dari Puncak Sejati

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 24 Agustus 2026 | 10:52 WIB
Pendaki Gunung Sumbing berusia 16 tahun tewas setelah terjatuh ke jurang 150 meter. Korban ditemukan tim SAR saat pencarian di Puncak Sejati. (Instagram/kantorsar_semarang)
Pendaki Gunung Sumbing berusia 16 tahun tewas setelah terjatuh ke jurang 150 meter. Korban ditemukan tim SAR saat pencarian di Puncak Sejati. (Instagram/kantorsar_semarang)

KARANGANYAR, Mediapriangan.com - Pendakian tektok Gunung Sumbing berakhir tragis. Dude Kurniawan Pasha, 16 tahun, ditemukan meninggal dunia di dasar jurang setelah terpisah dari rombongan saat turun dari Puncak Sejati.

Pendaki asal Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah itu ditemukan tim SAR gabungan pada Minggu, 23 Agustus 2026. Lokasi penemuan berada di sekitar Puncak Sejati dengan kedalaman jurang sekitar 150 meter.

Peristiwa tersebut bermula dari pendakian yang dilakukan korban bersama dua rekannya melalui jalur Banaran, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Jumat, 21 Agustus 2026 malam.

Pendakian itu direncanakan dengan sistem tektok atau naik dan turun gunung tanpa bermalam.

Baca Juga: Viral Siswa SMA di Bener Meriah Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Polisi Mulai Usut Kasusnya

Rombongan Pendaki Memulai Perjalanan Malam Hari

Kepala BPBD Temanggung Totok Nursetyanto mengatakan ketiga pendaki tiba di Basecamp Gunung Sumbing via Banaran sekitar pukul 21.30 WIB.

Setelah beristirahat, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Puncak Sejati sekitar pukul 23.30 WIB.

“Rombongan berangkat dari basecamp dalam kondisi fisik sehat untuk melakukan pendakian menuju Puncak Sejati,” ujar Totok kepada awak media pada Minggu, 23 Agustus 2026.

Dalam perjalanan, satu anggota rombongan memilih berhenti di kawasan sabana. Sementara korban bersama seorang rekannya tetap melanjutkan pendakian menuju Puncak Sejati.

Situasi berubah ketika keduanya mulai melakukan perjalanan turun dari puncak.

Baca Juga: Seniman Ketoprak Sarjiyono Wafat Saat Pentas di Bantul, Sempat Berlakon Sebelum Tiba-tiba Ambruk

Terpisah Saat Mengambil Jalur Berbeda

Saat turun pada Sabtu, 22 Agustus 2026, korban dan rekannya tidak lagi berada pada jalur yang sama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X