"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dan situasi tetap aman serta kondusif," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa aparat gabungan segera melakukan pengamanan di lokasi dan menutup sementara akses jembatan.
Terkait penyebab ambruknya jembatan, Dimas menyebutkan bahwa dugaan awal mengarah pada kelebihan beban.
Baca Juga: Viral Pernyataan Kadisdik Kalteng soal Sekolah di Tengah Karhutla, Singgung MBG hingga Siswa ke Kafe
Saat kejadian, diperkirakan lebih dari 50 orang melintas secara bersamaan di atas jembatan yang memiliki kapasitas maksimal sekitar 2 ton.
Namun, Dimas menegaskan hal tersebut masih bersifat sementara dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Penyebab jembatan mengalami kerusakan masih dalam pemeriksaan. Dugaan kelebihan beban akibat banyak orang melintas secara bersamaan,” jelasnya.
Pihak berwenang juga akan mengevaluasi kelayakan konstruksi, kualitas material, serta metode pembangunan jembatan.
Baca Juga: Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Raih 472 Suara dalam Muktamar ke-35 NU di Jombang
Jembatan yang diresmikan hari itu seharusnya menjadi simbol akses dan kemajuan bagi masyarakat Desa Margacinta.
Namun, kejadian ini justru memunculkan pertanyaan terkait standar keamanan dan pengawasan proyek infrastruktur di daerah.
Kapolsek mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak menggunakan maupun mendekati jembatan sementara waktu.
Evaluasi struktur secara menyeluruh menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Tanggapan Warganet