Insiden Jembatan Gantung Pongpet ambruk di Desa Margacinta viral di media sosial.
Sejumlah warganet memberi komentarnya dari peristiwa tersebut.
Banyak di antara warganet yang menyoroti ketidakhati-hatian pemerintah maupun masyarakat dalam membaca kembali informasi yang tersedia di papan masuk jembatan.
Tertera jika maksimal orang yang bisa melintasi jembatan tersebut secara bersamaan hanyalah 3 orang atau beban maksimal 2 ton.
“Beban maksimal 2 Tom,” tulis akun @punk.rebels di Threads dengan menyertakan foto papan informasi.
Cuitan tersebut mendapat respons dari warganet lainnya yang memperhitungkan gambaran kasar dari kelebihan muatan jembatan tersebut.
“50 orang dgn rata" berat 50 kg saja sdh 2,5 ton, bergerombol di satu titik. Terjadi konsentrasi beban,” tulis akun @cip591112 di Threads.
Terkait hal ini, pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama Dinas Pekerjaan Umum dan instansi dijadwalkan akan melakukan audit menyeluruh terhadap Jembatan Gantung Pongpet tersebut.***
Artikel Terkait
Boy Thohir Dorong RI-China Perluas Kerja Sama ke Pendidikan, 3 Talenta Muda Kuliah di Tianjin University
OJK Tasikmalaya Tutup 15.226 Entitas Ilegal, Waspadai Investasi Ilegal, Pinjaman Online Ilegal dan Judi Online
Panji Petualang Temukan Titik Api Karhutla Kaltim di Berau, Api Dekat Tiang Listrik dan Tower
Kecelakaan Tol Serpong Cinere Hari Ini, Subaru Terbakar Usai Tabrak Truk, 2 Pengemudi Luka
Aldira Yusuf Soroti Selisih Rp4,6 Miliar dalam Dokumen APBD Perubahan Tasikmalaya
Pisang Blenger Citayam Depok, Pisang Goreng Topping 3 Lapis yang Ramai Diburu