Pelepasan Damkar Kalteng tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam memperkuat penanganan Karhutla Kalteng yang membutuhkan koordinasi lintas instansi.
Baca Juga: Viral Pernyataan Kadisdik Kalteng soal Sekolah di Tengah Karhutla, Singgung MBG hingga Siswa ke Kafe
Pesan Gubernur Agustiar
Dalam amanatnya, Gubernur Agustiar menekankan pentingnya kerja bersama dalam menghadapi karhutla.
Ia memberikan apresiasi kepada personel TNI, Polri, dan ASN Pemprov Kalteng yang terlibat dalam penanganan kebakaran. Menurutnya, situasi tersebut membutuhkan tindakan bersama dan tidak seharusnya menjadi ruang untuk saling menyalahkan.
"Mengingat api tidak akan padam dengan tuduhan dan asap tidak akan hilang dengan perdebatan, melainkan membutuhkan semangat kerja sama, gotong royong," kata Agustiar dalam seremoni itu.
Pesan tersebut disampaikan dalam rangkaian Pelepasan Damkar Kalteng ketika personel gabungan disiapkan untuk bergerak menuju lokasi penanganan Karhutla Kalteng.
Baca Juga: Panji Petualang Temukan Titik Api Karhutla Kaltim di Berau, Api Dekat Tiang Listrik dan Tower
Warga Diminta Cepat Laporkan Titik Api
Selain mengerahkan personel, pemerintah juga meminta masyarakat mengambil bagian dalam upaya mencegah meluasnya kebakaran.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran atau BPB-PK Provinsi Kalteng, Ahmad Toyib, menyampaikan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung penanganan karhutla sejak dini.
Ahmad meminta warga tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera menyampaikan laporan apabila menemukan titik api.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan segera melaporkan titik api sekecil apa pun kepada petugas," ujar Ahmad.
"(Hal tersebut) agar upaya pemadaman dini dapat segera dilakukan sebelum meluas," sambungnya.
Di tengah sorotan terhadap Pelepasan Damkar Kalteng, langkah pemerintah bersama personel gabungan diarahkan untuk mempercepat penanganan Karhutla Kalteng di lapangan.***