daerah

Dentuman Misterius Bandung Raya Bikin Geger, Diduga Berkaitan dengan Erupsi Gunung Anak Krakatau

Sabtu, 5 September 2026 | 14:56 WIB
Dentuman misterius terdengar di Bandung Raya pada Sabtu, 5 September 2026 dini hari. Badan Geologi menduga fenomena berkaitan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau yang berstatus Siaga. (Instagram.com/@infojawabarat)

BANDUNG, Mediapriangan.com - Suara dentuman misterius yang terdengar di sejumlah wilayah Bandung Raya, Jawa Barat, pada Sabtu, 5 September 2026 dini hari, kini dikaitkan dengan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.

Fenomena tersebut menjadi perhatian setelah warga melaporkan suara keras yang muncul berulang kali. Getaran bahkan disebut terasa hingga membuat kaca jendela dan pintu rumah ikut bergetar.

Informasi mengenai dentuman misterius itu salah satunya muncul melalui unggahan Instagram @infojawabarat pada Sabtu, 5 September 2026. Dalam unggahan tersebut, warga Bandung Raya dan daerah sekitarnya disebut masih merasakan getaran hingga sekitar pukul 06.30 WIB.

Baca Juga: Erupsi Gunung Anak Krakatau Berulang, Asap Diprediksi Tembus 13 Km dan Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km

"Tak sekadar dentuman keras, suara tersebut bahkan membuat kaca jendela dan pintu rumah warga ikut bergetar dalam durasi yang cukup lama," tulis postingan tersebut.

Sejumlah video yang memperlihatkan kondisi saat kejadian juga beredar di media sosial. Meski demikian, hingga laporan tersebut muncul, belum terdapat penjelasan resmi yang memastikan sumber suara dan getaran tersebut.

Pemantauan Stasiun Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG juga tidak mencatat aktivitas gempa tektonik lokal di wilayah Jawa Barat pada rentang waktu kejadian.

Di tengah belum adanya kepastian tersebut, Badan Geologi menyampaikan dugaan adanya hubungan antara dentuman misterius dengan peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Baca Juga: Kebakaran Masuk Jalur Pendakian, TWA Kawah Ijen Ditutup Total, Pemadaman Masih Berlangsung

Kedua Fenomena Terjadi Bersamaan

Kepala Badan Geologi Lana Saria mengatakan waktu kemunculan suara dan getaran yang dirasakan masyarakat berdekatan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Suara dentuman dan getaran yang dilaporkan masyarakat di Jabar, Banten, dan Lampung diduga berkaitan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau," kata Lana dalam keterangannya, pada Sabtu, 5 September 2026.

"(Hal itu) karena berlangsung pada waktu bersamaan," kata sambungnya.

Baca Juga: Kebakaran TPA Putri Cempo Solo Makin Besar, Warga 1 RT Dievakuasi akibat Asap Pekat

Halaman:

Tags

Terkini