Ancaman Gangguan Pernapasan
Memburuknya kondisi udara turut meningkatkan kekhawatiran terhadap gangguan kesehatan. Keluhan sesak napas hingga ISPA mulai muncul dalam sejumlah unggahan warga.
Salah satu pengguna media sosial mengaku mengunggah video yang direkam oleh saudaranya ketika dalam perjalanan menuju tempat kerja dalam kondisi ISPA.
“Video ini diambil oleh saudara yang sedang dalam perjalanan berangkat kerja dalam keadaan ISPA. Padahal beberapa hari lalu mulai kelihatan agak cerah akibat hujan. Tapi hari ini? Ya dibakar lagi lah,” tulis akun @oom***i.
Unggahan lainnya memperlihatkan kondisi langit Palangka Raya yang tampak menguning pada sekitar pukul 12.10 WIB.
Baca Juga: 4.987 Warga Pekanbaru Kena ISPA di Tengah Asap Karhutla, Pasien Harian Naik Hampir 2 Kali Lipat
Pemilik akun mengingatkan adanya risiko terhadap anak-anak yang berada di tengah kondisi udara penuh asap.
“Ini kuning banget, sangat-sangat berbahaya untuk anak. Anak-anaknya kena ISPA,” ungkap pemilik akun @wid**_.
Ia juga menanggapi anggapan bahwa aktivitas masyarakat di Kalimantan tetap berjalan normal meski kabut asap terjadi.
“Tolong yang kemarin bilang bahwa Kalimantan itu masih beraktivitas normal, ya karena mereka harus hidup normal. Mereka harus kerja, harus makan. Kalau gitu gimana? Pokoknya semoga Kalimantan lebih baik lagi,” tambahnya.'
Ruang Oksigen Mulai Dimanfaatkan Warga
Di tengah kondisi kabut asap Palangka Raya, fasilitas kesehatan menjadi salah satu tempat yang dimanfaatkan masyarakat untuk membantu mengatasi keluhan akibat kualitas udara.
Salah satunya terlihat di Puskesmas Menteng. Puluhan warga datang menggunakan ruang oksigen yang disediakan untuk masyarakat.
“Untuk ruang oksigen sampai hari ini kurang lebih 48 orang sudah memanfaatkan,” kata Plt Kepala UPT Puskesmas Menteng, Didik Purwanto, dikutip dalam keterangannya pada Selasa, 29 September 2026.