SURABAYA, Mediapriangan.com - Rekaman kamera pengawas mengungkap aktivitas seorang chef di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG Pakis, Kecamatan Sawahan, Surabaya, yang mengambil jeriken berisi minyak jelantah dari area dapur.
Chef berinisial HW (32) tersebut kemudian diamankan dan dimintai keterangan oleh polisi. Kepada penyidik Polsek Sawahan, HW mengakui minyak jelantah yang diambil dari dapur SPPG Pakis dijual kembali.
“Saya ngambil minyak jelantah, saya jual,” ujar HW dalam pengakuannya kepada polisi, dikutip dari unggahan akun Instagram @polsek_sawahan_sby pada Jumat, 25 September 2026.
HW menyebut pengambilan minyak dilakukan secara bertahap. Total terdapat delapan jeriken minyak jelantah yang diambilnya dari tempat kerja.
“Saya mengambilnya ada 8 jeriken. Ngambilnya bertahap, sekali ngambilnya 2 jeriken.” imbuhnya.
Baca Juga: Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam di Masalembo, Penyelam Ungkap Kenapa Kaca Harus Dipecah Pakai Palu
Aksi Chef SPPG Terekam CCTV
Dalam rekaman yang dibagikan kepolisian, HW terlihat berada di area dapur SPPG Pakis. Ia kemudian membawa dua jeriken berwarna hitam keluar dari lokasi.
Aktivitas tersebut berlangsung ketika sejumlah pegawai lain masih berada di sekitar area SPPG. Namun, tindakan HW tidak langsung dihentikan oleh pegawai lainnya.
Peristiwa tersebut akhirnya terungkap dan HW harus berhadapan dengan aparat kepolisian. Minyak jelantah yang diambil diketahui berasal dari kegiatan memasak untuk program Makan Bergizi Gratis atau MBG.
HW diketahui bertugas sebagai chef yang menyiapkan menu MBG di SPPG Pakis. Dari keterangan yang disampaikan kepada polisi, ia belum lama bekerja di tempat tersebut. “Saya kurang lebih (kerja) baru 6 bulan, karena itu SPPG juga baru di situ,” lanjutnya.
Kapolsek Sawahan Kompol Muljono kemudian mengingatkan seluruh pekerja SPPG agar menjalankan tanggung jawabnya dengan baik dan tidak mengulangi tindakan serupa.
“Tolong rekan-rekan yang bekerja di SPPG, jangan sampai melakukan hal yang sama seperti itu. Laksanakan tugas dengan ikhlas untuk melayani masyarakat,” ucap Kompol Muljono.
Artikel Terkait
Pengasuh Balita di Palembang Dibekuk Polisi, Kasus Kekerasan Terungkap dari Video yang Dikirim Tetangga
Kasus HGB ATR/BPN Melebar, KPK Geledah Summarecon Bogor dan Telusuri Jejak Uang Rp106,3 Miliar
Bupati Pati Nonaktif Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Korupsi DJKA, Uang Pengganti Rp3,6 Miliar
KPK Jawab Desakan Mahfud MD soal Nusron Wahid di Kasus HGB Summarecon, Penyidik Masih Kumpulkan Bukti
Fee Proyek 10 Persen Jadi Awal Perkara, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kini Tersangka KPK
Konten A Day in My Life Bongkar Bisnis Video Asusila di Bogor, Polisi Ungkap 20 Video dan Keuntungan Rp19 Juta
Terbongkar! Anak 10 Tahun Diduga Jadi Korban Pencabulan
Yudi Suseno, Ditjenpas Jabar, Buka Suara soal Lapas Cibinong dan Ungkap Data LHKPN
Menteri Imipas Agus Andrianto Sidak Lapas Cibinong, Sosok yang Diduga Sembunyi Saat Ombudsman Masuk Kamar Dicari
Polisi Tewas di Tanjung Priok saat Antar Berkas Kejaksaan, Motor Masuk Kolong Truk hingga Berakhir Tragis