Dikritik Bikin Konten, Penyelam Basarnas Ungkap Alasan Rekam Video saat Evakuasi Kapal Virgo Transport 8

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 27 September 2026 | 20:36 WIB
Penyelam Basarnas menjelaskan alasan merekam proses evakuasi korban kapal Virgo Transport 8 yang masih berlangsung. (Instagram/egaprasutiaa)
Penyelam Basarnas menjelaskan alasan merekam proses evakuasi korban kapal Virgo Transport 8 yang masih berlangsung. (Instagram/egaprasutiaa)

BANJARMASIN, Mediapriangan.com - Proses pencarian dan evakuasi korban kapal Virgo Transport 8 masih berlangsung di Laut Jawa. Memasuki hari ke-14, Basarnas masih mencari puluhan korban yang belum ditemukan.

Di tengah operasi tersebut, aktivitas penyelam Basarnas Special Group (BSG) sempat mendapat komentar dari warganet setelah video proses evakuasi beredar di media sosial.

Video itu memperlihatkan aktivitas penyelam ketika bekerja di sekitar bangkai kapal yang berada di kedalaman puluhan meter di bawah permukaan laut.

Baca Juga: Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam di Masalembo, Penyelam Ungkap Kenapa Kaca Harus Dipecah Pakai Palu

Salah satu anggota BSG, Pras melalui akun Instagram @egaprasutiaa, kemudian memberikan penjelasan mengenai alasan dokumentasi tersebut dibuat. Penjelasan itu disampaikan setelah seorang warganet mempertanyakan aktivitas perekaman saat proses evakuasi berlangsung.

"Ini misi menolong atau misi buat konten? Satunya kerja, satunya sibuk hanya merekam," tulis komentar salah satu warganet dengan akun @yun****a.

Menjawab komentar tersebut, Pras mengatakan dokumentasi kegiatan Basarnas merupakan bagian dari bentuk pertanggungjawaban kinerja kepada masyarakat.

"Begini ya Mas Y, Basarnas itu instansi pemerintah dan pegawainya itu ASN. Nah, gaji kami ini berasal dari APBN," ujar Pras, dikutip dari unggahannya pada Minggu, 27 September 2026.

Baca Juga: Penyelam Temukan Korban di Bangkai KM Virgo 8, 121 Orang Dievakuasi dan 122 Masih Dicari

Penyelam Basarnas Special Group memecahkan kaca Virgo Transport 8 di Masalembo untuk mengevakuasi korban dari badan kapal.
Penyelam Basarnas Special Group memecahkan kaca Virgo Transport 8 di Masalembo untuk mengevakuasi korban dari badan kapal. (Instagram/egaprasutiaa )

"APBN ini salah satu sumber pendapatannya dari penerimaan perpajakan. Masnya kan bayar pajak, berhak dong melihat kinerja kami para ASN Basarnas yang digaji dari APBN," imbuhnya.

Menurut Pras, proses evakuasi kapal Virgo Transport 8 dilakukan dalam kondisi yang memiliki risiko tinggi. Penyelam harus bekerja di kedalaman laut dengan menghadapi sejumlah potensi bahaya selama berada di sekitar bangkai kapal.

"Selain ancaman arus laut, penyelam ini berisiko dekompresi, trauma, bahkan sampai hipotermia. Risiko tadi bisa menyebabkan kematian bagi penyelam dan itu kan video lagi evakuasi," sambungnya.

Penyelam BSG sebelumnya melakukan sejumlah upaya untuk mencapai bagian dalam bangkai kapal. Salah satunya dengan memecah kaca jendela kapal untuk membuka akses menuju beberapa bagian yang diduga berkaitan dengan proses pencarian korban.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Enam Jalan Belum Beres, Warga Kembali Menunggu

Kamis, 24 September 2026 | 15:52 WIB

SOR Mangunreja Dikebut, Rp72 Miliar Siap Digelontorkan

Kamis, 24 September 2026 | 12:16 WIB
X