daerah

Viral Bilang Enjoy soal Kabut Asap Palembang, Ratu Dewa Minta Maaf dan Akui Salah Pilih Kata

Kamis, 8 Oktober 2026 | 15:56 WIB
Ratu Dewa meminta maaf setelah ucapan enjoy soal kabut asap Palembang viral dan menuai reaksi masyarakat. (Instagram/ratudewa)

 

 

PALEMBANG, Mediapriangan.com - Pernyataan Wali Kota Palembang Ratu Dewa yang menyebut dirinya "enjoy" ketika ditanya mengenai kondisi kabut asap akhirnya berujung permintaan maaf. Dewa mengakui pilihan kata yang digunakannya kurang tepat di tengah kondisi masyarakat yang terdampak asap.

Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui akun Instagram resminya pada Rabu, 7 Oktober 2026. Dalam unggahan itu, Dewa menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan atau karhutla, baik di Kota Palembang maupun akibat asap dari wilayah luar.

"Pertama, saya minta maaf kepada masyarakat Kota Palembang kalau ucapan saya soal ‘enjoy’ kemarin menyinggung atau membuat masyarakat merasa saya tidak peduli. Saya paham kondisi sekarang tidak mudah," ungkap Dewa lagi.

Baca Juga: Palangka Raya Diselimuti Kabut Asap, Warga Keluhkan Sesak Napas dan Mata Perih hingga Langit Biru Hilang 3 Bulan

Polemik bermula setelah pernyataan enjoy Dewa saat ditemui wartawan di Griya Agung Palembang pada Senin, 5 Oktober 2026. Ketika itu, ia ditanya mengenai kondisi kesehatan dan apakah mengalami sesak napas akibat kabut asap Palembang.

“Kalau saya sebenarnya sampai sekarang tidak ya, karena mungkin saya enjoy-enjoy saja, terus aktivitas olahraga masih rutin. Tapi banyak yang mengeluh ke saya begitu,” ucap Dewa saat ditemui wartawan di Griya Agung Palembang pada Senin, 5 Oktober 2026 lalu.

Video pernyataan tersebut kemudian beredar luas dan memicu reaksi masyarakat. Unggahan mengenai kondisi kabut asap juga ramai muncul, seiring keluhan warga terkait pekatnya asap yang menyelimuti sejumlah wilayah.

Baca Juga: Awas Motor Ngebul! Cek Penyebab Asap Putih dari Knalpot dan Risiko Kerusakan Mesin yang Mengintai

Melalui klarifikasinya, Ratu Dewa menegaskan bahwa penggunaan kata tersebut tidak dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa dirinya menikmati kondisi kabut asap yang sedang terjadi.

“Kabut asap ini berdampak ke masyarakat, terutama kesehatan anak-anak dan warga kita. Jadi, tidak ada maksud saya untuk mengatakan bahwa saya senang atau menikmati kondisi seperti ini. Sama sekali tidak,” lanjutnya.

Menurut Dewa, seorang pemimpin perlu tetap tenang ketika menghadapi situasi darurat agar dapat mengambil keputusan secara tepat. Penjelasan tersebut disampaikan untuk menerangkan maksud dari pernyataan enjoy yang sebelumnya disampaikan kepada wartawan.

Baca Juga: Kabut Asap Palangka Raya Kembali Pekat, Warga Keluhkan ISPA hingga Ramai Datangi Ruang Oksigen

Halaman:

Tags

Terkini