Menurut Viman, capaian dan penghargaan tersebut harus diikuti dengan hasil pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, pembangunan ke depan tetap diarahkan pada visi 2025-2029, yakni “Kota Industri, Jasa dan Perdagangan yang Religius, Inovatif, Maju dan Berkelanjutan.”
Peringatan Hari Jadi ke-25 juga diisi dengan 25 rangkaian kegiatan yang menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, mulai dari Cek Kesehatan Gratis, Pekan Ekonomi Kreatif, Expo Job Fair Internasional, Tasikmalaya Great Sale dengan diskon 25 persen, hingga kegiatan pelayanan, olahraga, seni, budaya, keagamaan, dan kemasyarakatan di 10 kecamatan.
Pada momentum yang sama, Kota Tasikmalaya memperoleh alokasi 220 unit becak listrik tahap kedua dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan tengah mengajukan dukungan penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) kepada PLN agar pemanfaatannya dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Pemerintah Kota Tasikmalaya mengajak seluruh masyarakat memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan kolaborasi dalam melanjutkan pembangunan.
Hari Jadi ke-25 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan perjalanan masa lalu, tetapi juga pijakan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan menyiapkan masa depan kota yang lebih baik.
Dengan semangat “Langkah Santun, Jiwa Tangguh”, seluruh elemen masyarakat diajak terus bergerak bersama demi mewujudkan Kota Tasikmalaya yang semakin religius, inovatif, maju, dan berkelanjutan.***