Priangan Bamboo Fest 2026 Jadi Upaya Viman Alfarizi Ramadhan Perkuat Tasik Pelak dan UMKM Kota Tasikmalaya

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:32 WIB
Viman Alfarizi Ramadhan mendorong Priangan Bamboo Fest 2026 menjadi ruang promosi UMKM dan pengembangan kriya bambu di Kota Tasikmalaya. (Dok. Kominfo Kota Tasikmalaya)
Viman Alfarizi Ramadhan mendorong Priangan Bamboo Fest 2026 menjadi ruang promosi UMKM dan pengembangan kriya bambu di Kota Tasikmalaya. (Dok. Kominfo Kota Tasikmalaya)

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Tasikmalaya diarahkan tidak hanya melalui bantuan pemerintah, tetapi juga lewat kolaborasi dengan asosiasi, komunitas, dan pelaku industri. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Priangan Bamboo Fest 2026 yang membuka ruang promosi produk lokal sekaligus memperluas jejaring usaha.

Festival yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya itu menghadirkan sekitar 100 stan, terdiri atas 60 stan kriya dan kerajinan serta 40 stan kuliner. Kegiatan ini diharapkan menjadi penghubung antara perajin, calon pembeli, dan mitra bisnis, termasuk untuk membuka peluang pemasaran ke luar negeri.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menilai kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam mempertemukan berbagai pihak yang dapat saling mendukung kebutuhan usaha di kawasan Priangan Timur.

Baca Juga: 755 Pesilat Ramaikan Jawara Sukapura Ngadaun Ngora di Tasikmalaya, Diky Candra Soroti Makna Jawara Sejati

“Harapannya Priangan Bamboo Fest ini mempertemukan antara pengusaha, pemerintah, asosiasi, komunitas, semua ada di sini. Tujuannya bagaimana Kota Tasikmalaya ini, Priangan Timur ini bisa saling mengisi. Ada kebutuhan, ada demand dari produk kriya,” ujar Viman, Rabu, 14 Oktober 2026.

Menurutnya, pengembangan industri kriya perlu diarahkan agar pelaku usaha mampu meningkatkan skala bisnis. Perajin yang semula memproduksi barang dalam jumlah terbatas diharapkan dapat berkembang menjadi pemasok dan membuka peluang untuk menjangkau pasar ekspor.

Viman juga mendorong bambu menjadi identitas produk kerajinan daerah yang dapat memperkuat citra Kota Tasikmalaya.

“Bambu identik dengan kriyanya Kota Tasikmalaya. Ke depan bambu harus jadi kekhasan Kota Tasikmalaya, kita harus punya brand,” katanya.

Baca Juga: Pemkot Tasikmalaya Targetkan Gedung Permanen Sekolah Rakyat Mulai Dibangun Awal 2027, Siapkan 3.000 Buku

Tasik Pelak diperkuat melalui kolaborasi

Kepala Dinas KUKM Perindag Kota Tasikmalaya, Sofyan Jaenal Muttaqien, menyebut pelaksanaan program Tasik Pelak di lingkungan organisasi perangkat daerah yang dipimpinnya berjalan sesuai arah yang telah ditetapkan.

Di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah daerah berupaya menjaga pelaksanaan program melalui kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.

Bentuk dukungannya antara lain pelatihan pemasaran digital, pembinaan perajin, serta peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam menjaga mutu dan daya saing produk.

Baca Juga: Tasikmalaya Great Sale 2026 Resmi Dimulai, Diskon 25 Persen Hadir Sambut HUT Kota Tasikmalaya ke-25

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X