TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Tasikmalaya diarahkan tidak hanya melalui bantuan pemerintah, tetapi juga lewat kolaborasi dengan asosiasi, komunitas, dan pelaku industri. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Priangan Bamboo Fest 2026 yang membuka ruang promosi produk lokal sekaligus memperluas jejaring usaha.
Festival yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya itu menghadirkan sekitar 100 stan, terdiri atas 60 stan kriya dan kerajinan serta 40 stan kuliner. Kegiatan ini diharapkan menjadi penghubung antara perajin, calon pembeli, dan mitra bisnis, termasuk untuk membuka peluang pemasaran ke luar negeri.
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menilai kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam mempertemukan berbagai pihak yang dapat saling mendukung kebutuhan usaha di kawasan Priangan Timur.
“Harapannya Priangan Bamboo Fest ini mempertemukan antara pengusaha, pemerintah, asosiasi, komunitas, semua ada di sini. Tujuannya bagaimana Kota Tasikmalaya ini, Priangan Timur ini bisa saling mengisi. Ada kebutuhan, ada demand dari produk kriya,” ujar Viman, Rabu, 14 Oktober 2026.
Menurutnya, pengembangan industri kriya perlu diarahkan agar pelaku usaha mampu meningkatkan skala bisnis. Perajin yang semula memproduksi barang dalam jumlah terbatas diharapkan dapat berkembang menjadi pemasok dan membuka peluang untuk menjangkau pasar ekspor.
Viman juga mendorong bambu menjadi identitas produk kerajinan daerah yang dapat memperkuat citra Kota Tasikmalaya.
“Bambu identik dengan kriyanya Kota Tasikmalaya. Ke depan bambu harus jadi kekhasan Kota Tasikmalaya, kita harus punya brand,” katanya.
Tasik Pelak diperkuat melalui kolaborasi
Kepala Dinas KUKM Perindag Kota Tasikmalaya, Sofyan Jaenal Muttaqien, menyebut pelaksanaan program Tasik Pelak di lingkungan organisasi perangkat daerah yang dipimpinnya berjalan sesuai arah yang telah ditetapkan.
Di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah daerah berupaya menjaga pelaksanaan program melalui kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.
Bentuk dukungannya antara lain pelatihan pemasaran digital, pembinaan perajin, serta peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam menjaga mutu dan daya saing produk.
Baca Juga: Tasikmalaya Great Sale 2026 Resmi Dimulai, Diskon 25 Persen Hadir Sambut HUT Kota Tasikmalaya ke-25
Artikel Terkait
Kapolda Jabar Soroti Geng Motor di Kota Tasikmalaya, Kenakalan Remaja Diminta Jadi Perhatian Semua Pihak
Tekan Kasus TB dan Gagal Ginjal Usia Muda, Kemenkes Genjot CKG di Kota Tasikmalaya
Payung Geulis Kota Tasikmalaya Dibuat Lebih Inovatif, Model 8 Jari-jari Jadi Harapan Baru Para Perajin
HIPMI Kota Tasikmalaya Matangkan MUSCAB VI, RBPL Bentuk SC dan OC untuk Kawal Tahapan Organisasi
32 Paralegal Kota Tasikmalaya Terima Sertifikat, Diky Chandra Dorong Jadi Jembatan Bantuan Hukum
Kota Tasikmalaya Kembali Jadi Terbaik Jawa-Bali, TPID Award 2026 Pertahankan Prestasi Dua Tahun Beruntun