daerah

Jawa Barat Kembali Jadi Provinsi Ramah Wisata Muslim Terbaik di Indonesia, Raih Peringkat Pertama IMTI 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:09 WIB
Jawa Barat mempertahankan peringkat pertama Indonesia Muslim Travel Index 2026. Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan menerima penghargaan di Jakarta pada 16 Oktober 2026. (Dok. Diskominfo Jabar)

Di luar penghargaan pariwisata, ISEF 2026 juga menjadi kesempatan bagi pelaku usaha Jawa Barat untuk memperluas pemasaran produk halal. Sebanyak 30 UMKM dan pesantren binaan Bank Indonesia Jawa Barat berpartisipasi dalam berbagai agenda, mulai dari pameran produk, peragaan busana, business matching, Halal Mart, hingga Jawara Ekspor.

Pada Modest Fashion Exhibition, sebanyak 14 UMKM wastra dan fesyen Jawa Barat membuka stan di area lobi dan Cenderawasih JICC. Mereka terdiri atas Dama Kara, YASA, Neu Men, Boolao, Klambikoe, Fustan by Dots Indonesia, Bellahasura, Himeca Daily, Awgorgeousin, Kirapassa, Netaly, Jofan Design, Artikala, dan Anggia Handmade.

Enam UMKM, yakni Jofan Design, Artikala, Klambikoe, Bellahasura, Fustan by Dots Indonesia, dan Boolao, juga tampil dalam peragaan busana IN2MOTIONFEST x JMFW 2026. Sementara itu, Mom Aiko Store mengikuti agenda business matching di sektor modest fashion.

Baca Juga: SDN 2 Margaharja Ciamis Direvitalisasi, Bupati Herdiat Sunarya Ingatkan Pentingnya Merawat Fasilitas Sekolah

Untuk kategori makanan dan minuman halal, Ciomy, D'Mamam, Imago, Sila Tea, dan Yammy Babeh mengikuti Halal Food B2B. Alamme dan Madu NP hadir di area Halal Food B2C di Hall B JICC.

Produk lainnya dipasarkan melalui Gema Halal atau Halal Mart. Pesertanya meliputi Ciomy, D'Mamam, Imago, MT Farm, Srinaga & Cancimen, Sunkrips, Palmute & Bee Polis, Nurul Iman, dan Sila Tea.

Sektor Jawara Ekspor juga diikuti sejumlah pelaku usaha Jawa Barat. Imago, Sarkara Madu, dan Sila Tea mewakili kategori makanan halal, sedangkan Dama Kara, Kirapassa, dan Neu Men membawa produk modest fashion.

Dua pesantren binaan Bank Indonesia Jawa Barat, yakni Gerbang Santri dengan produk Air Berkah dan Pondok Pesantren Darussyifa Al Fitra, turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga: Kabut Asap Palangka Raya Mulai Berkurang Usai Hujan Turun, Warga Lega dan Dinkes Siagakan 11 Puskesmas

ISEF Buka Akses Pasar Produk Halal

Indonesia Sharia Economic Festival ke-13 berlangsung pada 14 hingga 18 Oktober 2026 di JICC, Jakarta. Kegiatan ini melibatkan mitra ekonomi dan keuangan syariah dari dalam maupun luar negeri serta lebih dari 1.000 pelaku industri halal.

Rangkaian festival menghadirkan lebih dari 100 kegiatan secara luring dan daring. Agenda tersebut mencakup pertemuan bisnis perdagangan dan wastra, Forum Bisnis Pesantren, serta forum nasional dan internasional mengenai industri halal, zakat, wakaf, pembiayaan haji, dan pariwisata ramah Muslim.

Bagi UMKM Jawa Barat, partisipasi dalam ISEF 2026 tidak hanya menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk kepada konsumen.

Kegiatan ini juga membuka ruang pertemuan dengan calon mitra usaha, penjajakan kerja sama, serta perluasan jaringan pemasaran.

Keterlibatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan Bank Indonesia Jawa Barat yang dilakukan secara bertahap. Programnya mencakup peningkatan kapasitas usaha, seleksi dan pengembangan kualitas produk, perluasan akses pasar, hingga akses pembiayaan berbasis syariah.***

Halaman:

Tags

Terkini