Mediapriangan.com - Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto menyebutkan, pemerintah terus berupaya menjaga ketersediaan pangan serta kestabilan harga di pasar jelang memasuki bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah.
Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya lanjut dia, ingin memastikan, umat Islam menyambut bulan Ramadhan dengan suka cita dan penuh kekhusyukan tanpa dibayang-bayangi kekhawatiran kelangkaan kebutuhan pangan atau harga pangan yang meroket.
Meskipun politisi PDI Perjuangan ini mengakui, adanya pergerakan harga sejumlah komoditas yang merangkak naik di pasar.
Baca Juga: 30 Link Twibbon Ramadhan 1444 H, untuk Menyambut Datangnya Bulan Suci Ramadhan 2023
Hal itu, jelas bupati, berdasarkan laporan dari Dinas Pertanian dan Dinas Indag, secara umum saat ini ada kenaikan harga.
"Untuk kebutuhan pangan menjelang Ramadhan ini memang ada kenaikan, namun masih di bawah harga eceran tertinggi (HET). Kita akan terus berusaha dengan berbagai cara agar bagaimana harga pangan ini tidak melonjak," kata Ade Sugianto, Senin, 6 Maret 2023.
Yang jelas, sambung orang nomor satu di Kabupaten Tasikmalaya ini, pemerintah terus memantau ketersediaan pangan, dan memastikan stok pangan cukup selama Ramadhan.
"InsyaAllah akan cukup. Untuk mengantisipasinya, pemerintah daerah juga akan melakukan penetrasi melalui operasi pasar," ujar Ade Sugianto.
Langkah lebih lanjut dan jangka panjang dalam meningkatkan ketahanan pangan Kabupaten Tasikmalaya, adalah mendorong berdirinya lumbung-lumbung pangan di desa.
"Belum lama ini kami resmikan lumbung pangan masyarakat di Desa Salebu Kecamatan Mangunreja yang digerakan oleh Gapoktan Harapan Tani. Kehadirannya sangat membantu masyarakat, minimal di desa tersebut,"ujar Ade Sugianto.
Baca Juga: Menyambut Malam Nisfu Syaban 2023, Catat Tanggalnya dan Ini Amalannya
Kehadiran lumbung pangan masyarakat itu juga, sambung dia, berkontribusi dalam meningkatkan ketahanan pangan Kabupaten Tasikmalaya yang tahun ini mengalami surplus beras sekitar 116 ribu ton.***