“Saya harap kedepannya tidak seperti itu lagi, karena seperti gedung itu bagaimana pondasinya. Jadi, harus guru besar yang turun melatih di pencak silat,” lanjutnya.
Wabup Yana yakin, bahwa jika guru besarnya yang turun langsung melatih para atlet. Maka bukan mimpi jika nantinya Ciamis dapat kembali berprestasi.
“Saya yakin akan berbeda jika dilatih oleh guru besarnya dan saya yakin akan kuat, saya yakin bukan suatu angan-angan Ciamis dapat berprestasi di pencak silat. Jika apa yang tadi saya sampaikan dilakukan, meskipun membutuhkan waktu,” tutur Wabup.
Dipengujung acara, Wabup juga menitipkan agar pertandingan ini dapat menjaga sportifitas kepada para atlet dan juga wasit dan juri harus objektif dalam memberikan penilian.
“Saya titip sportifitas, wasit dan juri bertindak objektif. Jangan sampai anak-anak kita yang masih tinggi idealismenya jangan sampai terkena oleh keputusan-keputusan yang tidak objektif,” ajaknya.
Baca Juga: Pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Kabupaten Ciamis Dilaksanakan Terbuka Setelah 2 Tahun Dalam PPKM
Ia juga menyampaikan harapan, kedepannya di olahraga bela diri melalui event-event ini terlahir kembali atlet dan menjadi lebih baik dari prestasi-prestasi sebelumnya.
“Melalui kejuaraan ini, kedepannya di olahraga bela diri melalui event-event ini terlahir kembali atlet dan menjadi lebih baik dari prestasi-prestasi sebelumnya,” tandasnya.
Pembukaan Kejuaraan Silat Terbuka Antar Perguruan tersebut dihadiri oleh Forkopimda Ciamis, Ketua Koni Ciamis, dan pihak lainnya yang terkait.***