Hadirnya kereta cepat pertama di Asia Tenggara itu kata Kang Emil, akan membawa lompatan ekonomi yang luar biasa.
Baca Juga: Hore, Pemprov Jabar Bakal Fokus Perbaiki Jalan Di Jawa Barat
"Agustus nanti akan mulai beroperasi kereta cepat pertama di ASEAN menghubungkan Jakarta-Bandung. Ini kalau terjadi (sampai Surabaya) tentunya menjadi keluarbiasaan pembangunannya bukan lagi maju, tapi melompat," katanya.
Lebih lanjut orang nomor satu di Jawa Barat ini mengemukakan, Kabupaten Majalengka akan menjadi wajah Jabar sebagai pusat ekonomi dalam kurun waktu 10 sampai 20 tahun ke depan.
Majalengka yang masuk dalam kawasan Metropolitan Rebana ini diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Baca Juga: Waspada!! Sebaran Sifilis Di Jabar Capai 3.186 Kasus
"Dalam rentang waktu 10 sampai 20 tahun ke depan, wilayah Majalengka akan menjadi wajah Jawa Barat karena pengembangan kawasan industri Metropolitan Rebana," ujar dia.
Saat ini saja jelas Kang Emil, pertumbuhan ekonomi Majalengka menggeliat. Hal itu didongkrak oleh beroperasinya Tol Cisumdawu yang membawa dampak ekonomi bagi masyarakat.
"Akhir bulan ini Cisumdawu bisa beroperasi penuh, maka Bandung-Majalengka bisa ditempuh kurang lebih satu jam. Ini akan membawa dampak ekonomi yang luar biasa sehingga banyak orang akan datang berwisata ke Majalengka," ucapnya.***