daerah

Inilah Program-program Unggulan Baznas Kabupaten Tasikmalaya Hingga Sabet Juara FESyar Regional Jawa

Rabu, 14 September 2022 | 18:27 WIB
Wakil Ketua 3 Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan Baznas Kabupaten Tasikmalaya, H Cecep Qoyum (Dede Farhan Kamil)

"Dengan memanfaatkan ZIS, Baznas membentuk kelompok-kelompok usaha mikro dan kecil berbasis DKM yang bergerak baik di bidang usaha perdagangan maupun pertanian. Alhamdulillah saat ini kami sudah memiliki kelompok usaha di 37 DKM," ujarnya. 

Baca Juga: Jadwal Matchday 2 Liga Champions 2022/2023, Duel Raksasa Manchester City vs Dortmund Bakal Sengit. Live SCTV

Selain memberdayakan kaum ibu-ibu produktif, P3DKM ini juga untuk meminimalkan jeratan pembiayaan bagi warga masjid, yang bersumber dari rentenir atau marak di dinamkan dengan istilah bank emok.

"Mereka kami dorong dalam berbagai aspek ekonomi, menjadi pengusaha maju dan mandiri, hingga pada akhirnya mereka menjadi muzakki," ujarnya. 

Selanjutnya kata Cecep, Baznas telah memiliki program Z-Mart dan Z-Chicken termasuk ke depan akan menghadirkan Bank Mustahik. 

Baca Juga: Dengan 13 Raperda, Upaya Pemkab Ciamis Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Hingga Optimalisasi PAD

Bank tersebut terang dia, untuk memberikan layanan keuangan bagi jemaah yang telah dilayani DKM, kemudian usahanya berkembang hingaa status kebutuhan permodalannya bertambah. 

Terakhir, jelas Cecep, Baznas memiliki program Migran Planner berkolabkrasi dengan Kadin. 

Dimana mustahik terlatih, dikirim ke Negara Jepang untuk magang selama 3 tahun dengan gaji sekitar Rp20 hingga Rp24 juta per bulan. 

Baca Juga: Waspada 7 Penyakit yang Muncul Saat Musim Hujan, Salah satunya Leptospirosis

"Sebelum magang di Jepang, kami sekolahkan mustahik ini di lembaga pendidikan keterampilan bahasa dan sub skill. Kemudian latihan enterpreunership dan bimbingan agama, untuk selama tiga bulan," katanya. 

Dari latihan itu, terang dia, para mustahik dari kalangan remaja pakir miskin ini akan mengikuti magang di sejumlah perusahaan besar mitra Kadin di Indonesia, sebelum diberangkatkan ke Jepang. 

"Tahun ini, Baznas menargetkan 30 orang," ucapnya.***

Halaman:

Tags

Terkini