"Ini ruang dan kesempatan kepada masyarakat dalam mengembangkan kreasi untuk menarik kunjungan wisatawan," tuturnya.
Baca Juga: Puncak Peringatan Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke 21 Tahun 2022, Memacu Spirit Meneruskan Pembangunan
Terlebih lagi, kata Yusuf, Kota Tasikmalaya memiliki modal sebagai pusat industri kreatif di priangan Timur.
"Mari kita jaga budaya dan kreatifitas yang kita miliki, untuk keseimbangan kehidupan," ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata Kota Tasikmalaya, Hadian mengatakan, ini merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke 21, yakni kegiatan Tasik Oktober Festival.
"Sebanyak 51 Jampana dari unsur OPD, kecamatan, BUMN dan BUMD, perbankan, akademisi perusahaan swasta dan komunitas kesenian se Kota Tasikmalaya," ungkapnya.
Setelah melewati panggung kehormatan, isi kreasi jampana yang berupa hasil bumi, makanan khas Tasikmalaya serta buah dan sayuran diburu warga.
Ribuan warga yang memadati ruas jalan yang tadinya menyaksikan Karnaval Jampana, saling berebut sajian isi pada jampana yang dibawa peserta.
Karnaval Jampana ini dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Kota Tasikmalaya, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, para pejabat pimpinan tinggi pratama.
Hadir juga pimpinan instansi vertikal di Kota Tasikmalaya, Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Tasikmalaya, pegiatan kesenian, budayawan dan tamu undangan lainnya.***