Strategi Investasi Oscar Darmawan, Pilih Bitcoin karena Keamanan Jangka Panjang, Ungkap Tantangan Quantum

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 12 Agustus 2025 | 08:14 WIB
Pengusaha sekaligus CEO platform jual beli aset kripto, Indodax, Oscar Darmawan. ( Instagram.com/@aoscardrmawan)
Pengusaha sekaligus CEO platform jual beli aset kripto, Indodax, Oscar Darmawan. ( Instagram.com/@aoscardrmawan)

 


Mediapriangan.com - CEO Indodax, Oscar Darmawan, membagikan pandangannya soal strategi investasi kripto, khususnya Bitcoin, yang menurutnya memiliki keamanan jangka panjang meski bukan yang terbaik dari segi fitur.

Bagi sebagian investor, Bitcoin kerap disebut sebagai safe haven, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Pandangan itu sejalan dengan pilihan Oscar yang mengaku lebih nyaman menjadikan Bitcoin sebagai aset investasi utama.

Baca Juga: Pengacara Roy Suryo Sentil Ketidakhadiran Jokowi, Ungkap Aneh Penyidik Datangi Solo untuk Pemeriksaan

"Saya lebih prefer strategi untuk membeli Bitcoin," ujar Oscar dalam siniar YouTube Success Before 30 yang tayang pada 4 Agustus 2025.

"Bukan secara feature paling bagus, kalau secara feature, bitcoin terbilang jelek. Tapi kalau secara security, pengamanan jangka panjang, Bitcoin bagus," tambahnya.

Meski begitu, Oscar menilai ada tantangan besar dalam masa depan Bitcoin, terutama terkait perkembangan teknologi quantum.

Baca Juga: Gen Z Mengubah Wajah Dunia Kerja, Studi Ungkap Karakter Unik dan Tantangan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Ia menjelaskan bahwa di dunia teknologi informasi, ancaman quantum computing bisa mempengaruhi keamanan aset digital.

"Kita mencari tahu, apakah quantum proof atau enggak nih nantinya? Dalam dunia IT dalam waktu 10 tahun, mungkin akan tercipta komputer quantum," tutur Oscar.

"Komputer yang super cepat yang dia bisa membongkar semua enkripsi yang ada," lanjutnya.

Baca Juga: Rekening Ketua MUI Cholil Nafis Diblokir? Begini Penjelasan Mengejutkan dari PPATK

Untuk mengantisipasi hal tersebut, menurut Oscar, para pelaku teknologi saat ini mulai mengembangkan algoritma quantum proof.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X