Milenial Makin Melek Finansial, Krisis 2008 Jadi Pemicu Kesadaran Menabung dan Siapkan Dana Darurat

photo author
Didit Fauzi Hendrian, Media Priangan
- Minggu, 7 September 2025 | 17:55 WIB
Ilustrasi generasi milenial yang menyadari pentingnya memiliki tabungan darurat untuk kemandirian finansial.  (Freepik.com)
Ilustrasi generasi milenial yang menyadari pentingnya memiliki tabungan darurat untuk kemandirian finansial. (Freepik.com)

 

Mediapriangan.com - Generasi milenial kini dipandang lebih siap menghadapi tantangan finansial dibanding generasi sebelumnya.

Meski dihadapkan pada beban pinjaman pendidikan, ketidakpastian kerja, hingga kenaikan biaya hidup, mereka justru semakin sadar akan pentingnya menabung dan memiliki dana darurat.

Para pakar keuangan menilai, kesadaran ini berawal dari pengalaman pahit krisis keuangan global 2008 yang meninggalkan trauma mendalam.

Baca Juga: Kulit Berminyak Bisa Tetap Glowing, Ini Cara Pilih Compact Powder yang Tepat dan Rekomendasinya!

Sejak itu, banyak milenial lebih berhati-hati mengelola uang dan berusaha membangun fondasi keuangan yang kuat.

Pakar Keuangan dari Bone Fide Wealth, Douglas Boneparth menegaskan bahwa krisis tersebut menjadi momen pembelajaran penting.

“Trauma resesi besar membuat milenial sangat sadar pentingnya tabungan dan dana darurat,” kata Boneparth seperti dilaporkan Investopedia, pada Jumat, 5 September 2025.

Baca Juga: Survei Kaspersky Ungkap Wisatawan Kini Mengandalkan AI untuk Rencana Liburan, Hasilnya Bikin Penasaran!

Menurut Boneparth, kebiasaan menabung tersebut membantu mereka lebih siap menghadapi masa sulit.

Saat kondisi ekonomi mulai membaik dan penghasilan meningkat, generasi ini dapat beralih ke tahap akumulasi kekayaan dengan lebih percaya diri.

Hal senada disampaikan oleh perencana keuangan asal Amerika Serikat, Melissa Joy. Ia memuji kebiasaan milenial yang lebih bijak memanfaatkan uang.

Baca Juga: Studi Ungkap Minum Kopi Pagi Hari Tingkatkan Mood Bahagia hingga 2,5 Jam, Ini Penjelasan Ilmiahnya

“Milenial membuat pilihan yang bagus, termasuk dalam memanfaatkan program pensiun dari perusahaan,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Didit Fauzi Hendrian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X