Mediapriangan.com - Humor di tempat kerja kini mulai dipandang lebih serius. Bukan hanya sekadar candaan ringan, tetapi juga dianggap sebagai strategi untuk menciptakan suasana kerja yang sehat dan membangun tim yang solid.
Sejumlah penelitian menunjukkan, ketawa karier bisa mempererat hubungan antar karyawan, meredakan ketegangan, bahkan meningkatkan produktivitas.
Hampir semua orang punya pengalaman bagaimana canda sederhana dapat mencairkan suasana rapat atau membuat pekerjaan terasa lebih ringan.
"Humor membantu orang menghadapi tekanan, mempererat hubungan, bahkan sering dipakai pemimpin untuk membangun kedekatan dengan timnya," ungkap Robert J. Trulaski dalam risetnya yang dikutip Senin, 1 September 2025.
Trulaski menjelaskan, humor dapat menjadi alat komunikasi yang efektif, terutama di lingkungan kerja yang penuh tekanan. Meski begitu, penerimaan humor ternyata berbeda-beda tergantung siapa yang menyampaikannya.
Dalam salah satu studi, pria – baik yang berstatus tinggi maupun rendah – cenderung dinilai positif saat menggunakan humor. Sebaliknya, wanita berstatus rendah justru mendapat penilaian negatif bila melontarkan humor agresif.
Artinya, ketawa memang bisa menguatkan ikatan tim, tetapi respon terhadap candaan tidak selalu seragam. Walau demikian, bagi banyak karyawan, humor tetap menjadi perekat penting yang memperlancar komunikasi.
Lebih jauh, penelitian lain menemukan bahwa humor memiliki kaitan langsung dengan kepuasan kerja. Studi harian selama dua minggu menunjukkan, humor mendorong emosi positif yang membuat seseorang merasa lebih bahagia dan puas dengan pekerjaannya.
"Ketika seseorang mendengar atau melontarkan humor, mereka melaporkan perasaan lebih bahagia dan lebih puas dengan pekerjaannya," jelas Trulaski. "Yang menarik, kepuasan kerja hari ini bisa mendorong mereka untuk melontarkan humor keesokan harinya."
Baca Juga: Tips Ampuh Mengelola Utang, Ini Cara Jaga Stabilitas Keuangan dan Hindari Tekanan Finansial Berlebih
Tak hanya menciptakan kebahagiaan, humor juga membuat interaksi antar anggota tim lebih cair. Canda kecil di sela pekerjaan bisa menumbuhkan rasa kebersamaan, sehingga kerja sama menjadi lebih solid.
Bahkan, banyak pemimpin yang sengaja menggunakan humor untuk membangun kedekatan dengan bawahannya. Tawa bersama membuat jarak hierarki terasa berkurang dan hubungan kerja lebih harmonis.
Artikel Terkait
Rahasia Investasi Warren Buffett, Strategi 90/10 di Reksa Dana S&P 500 dan Obligasi Jangka Pendek, Cocok untuk Pemula
Membedah Emas vs Bitcoin, Keunggulan, Risiko, dan Regulasi, Mana yang Cocok untuk Investasi?
Remaja Perlu Pahami Investasi Kripto, Meski Berisiko Tinggi Bisa Jadi Sarana Latihan Finansial di Era Digital
Perjalanan Hidup Susan Wojcicki, Dari Garasi Kecil hingga Jadi CEO YouTube dan Sosok Visioner Dunia Digital
BI Catat Uang Beredar Juli 2025 Naik 6,5 Persen, Didukung Pertumbuhan M1 dan Uang Kuasi yang Perkuat Likuiditas
Riset McKinsey Bongkar Rahasia Budaya Kerja Sehat, Startup Bisa Meledak Gandakan Kinerja dan Cuan di 2025
5 Cara Jitu Susun Strategi Bisnis dengan AI, dari Cari Ide Potensial hingga Bangun Brand yang Bikin Konsumen Loyal
Pilih Asuransi Jiwa Berjangka atau Seumur Hidup? Simak Perbedaan Manfaat hingga Cara Menentukan Polis yang Tepat
5 Tantangan Tersembunyi Saat Merintis Usaha, dari Modal hingga Risiko Gagal yang Harus Diantisipasi Pebisnis