Atalarik Syach Datangi PN Cibinong, Bilang Tak Akan Menyerah Perjuangkan Hak Tanah yang Dibeli Sejak Tahun 2000

photo author
Yiyin Sulastri, Media Priangan
- Selasa, 3 Juni 2025 | 19:34 WIB
Atalarik Syach kembali ke PN Cibinong cari kejelasan soal eksekusi tanahnya. Ia mengaku belum pernah terima surat resmi penetapan.   (Instagram/ariksyach)
Atalarik Syach kembali ke PN Cibinong cari kejelasan soal eksekusi tanahnya. Ia mengaku belum pernah terima surat resmi penetapan. (Instagram/ariksyach)

Mediapriangan.com - Aktor senior Atalarik Syach kembali menyambangi Pengadilan Negeri Cibinong pada Senin, 2 Juni 2025.

Atalarik Syach datang bersama tim kuasa hukum untuk meminta kejelasan mengenai eksekusi rumah dan lahan yang masih disengketakan.

Dalam pernyataannya kepada wartawan, Atalarik mengaku belum pernah mendapatkan dokumen resmi dari pengadilan terkait penetapan eksekusi atas properti miliknya.

Baca Juga: Attila Syach Bayar Rp850 Juta Demi Bantu Atalarik di Sengketa Tanah, Capek Lihat Konflik 10 Tahun, Kita Kan Saudara

"Saya selama ini tak pernah menerima berkas penetapan eksekusinya," ujarnya.

Kedatangannya ke pengadilan juga bukan hanya untuk mencari berkas, tapi juga untuk memahami akar dari sengketa yang telah berlangsung cukup lama.

Atalarik Syach mengaku ingin bersikap terbuka jika memang ditemukan kekeliruan di pihaknya.

Baca Juga: Atalarik Syah Protes Rumahnya Dibongkar Paksa, Saya Cuma Artis, Bukan Penjahat, Belum Ada Putusan Inkrah!

"Saya ingin meluruskan apa sih permasalahan yang sebenarnya yang harus benar-benar saya kuasai," katanya.

Atalarik menegaskan bahwa dirinya tidak akan menyerah dalam memperjuangkan hak atas tanah yang ia yakini dibelinya secara sah.

"Saya nggak akan menyerah, saya berusaha semaksimal mungkin untuk memperjuangkan apa yang menjadi hak saya dari awal," tegasnya.

Baca Juga: Tom Lembong Protes iPad dan Laptop Disita Jaksa, Bilang Itu Alat Tulis dan Wewenang Penyitaan Bukan di Tangan Jaksa

Meskipun tengah menjalani proses hukum yang melelahkan, Atalarik tetap berusaha tegar. Ia menyebut bahwa semua ini adalah bagian dari perjalanannya sebagai manusia.

"Menurut saya ini proses perjalanan hidup saya," ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X