“Apa sih study tour-nya? Ternyata piknik biasa, mengunjungi tempat wisata,” tambahnya.
Sebagai bentuk solusi, Dedi Mulyadi mengeluarkan kebijakan larangan kegiatan wisata dalam bentuk study tour, sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Nomor 43/PK.03.04/Kesra tentang 9 Langkah Pembangunan Pendidikan Jawa Barat Menuju Terwujudnya Gapura Panca Waluya.
Dalam surat edaran tersebut, sekolah dianjurkan mengganti kegiatan study tour dengan program inovatif berbasis lokal, seperti pengelolaan sampah mandiri, pertanian, perikanan, hingga pengembangan usaha kecil dan industri sekolah.
Kebijakan ini pun mendapat dukungan dari sebagian masyarakat, namun juga mengundang pro dan kontra di kalangan wali murid dan pihak sekolah yang terbiasa menyelenggarakan kegiatan serupa setiap tahun.***
Artikel Terkait
Study Tour Dilarang Gubernur Baru? Ciamis Malah Gaskeun Wisata Lokal, Siap Jadi Destinasi Favorit Pelajar!
Viral Ketua RT Gen Z Tolak Amplop dari Dedi Mulyadi, Pilih Mengabdi dan Klaim Sudah Didukung Pemkot Jakut
Tolak Study Tour Sekolah, Dedi Mulyadi Beberkan Alasannya dan Usul Strategi Jitu Dongkrak Wisata Daerah
Dihadapan Gubernur Dedi Mulyadi, Bupati Cecep Nurul Yakin Beberkan Potret Objektif Kabupaten Tasikmalaya
Warga Sukarame Tasikmalaya Bikin Geger, Patung Raksasa Mirip Dedi Mulyadi Berdiri Megah Jelang 17 Agustus
Kota Tasikmalaya Disebut-sebut Mutiara Priangan Timur, Ini Fakta Menarik di Balik Pembukaan Tour Promosi Budaya