Mediapriangan.com - Menjelang perayaan Imlek 2026, sebuah fenomena unik muncul di media sosial. Bukan dekorasi mewah atau angpao edisi khusus, melainkan boneka kuda menangis yang justru menjadi buruan masyarakat dan laris manis di pasaran.
Fenomena boneka kuda menangis ini ramai dibicarakan seiring mendekatnya Imlek 2026, yang jatuh pada 17 Februari 2026. Tahun baru China tersebut juga menandai peralihan ke Tahun Kuda Api dalam astrologi Tiongkok, menjadikan simbol kuda semakin relevan.
Berbeda dari boneka Imlek pada umumnya yang menampilkan wajah ceria, boneka kuda menangis hadir dengan ekspresi murung dan mata berkaca-kaca. Justru raut sedih inilah yang membuatnya viral Imlek, terutama di kalangan pekerja kantoran.
Baca Juga: Pria Tendang Kucing di Blora Berujung Proses Hukum, Kasus Viral Ini Terancam Hukuman Penjara
Berawal dari Kesalahan Produksi
Mengutip laporan South China Morning Post (SCMP), pemilik toko Happy Sister di Yiwu, China, Zhang Huoqing, mengungkap bahwa ekspresi sedih pada boneka kuda menangis muncul akibat kesalahan teknis saat proses produksi.
"Awalnya, Zhang mengira ia harus mengembalikan uang pelanggan yang terlanjur membeli boneka “cacat” tersebut," tulis SCMP.
Alih-alih menuai keluhan, foto boneka tersebut justru menyebar luas di media sosial dan memicu lonjakan permintaan menjelang Imlek 2026. Zhang pun menyadari bahwa ekspresi boneka itu memiliki daya tarik emosional yang kuat.
Baca Juga: Viral Gaji Guru Honorer 2026 Rp144 Ribu, Sorotan Kesejahteraan Pendidik Kembali Menguat
“Banyak pelanggan menyukainya karena mereka merasa itu mewakili semangat pekerja kantoran masa kini,” ungkap Zhang.
Ia menambahkan bahwa boneka kuda menangis dianggap mampu menggambarkan tekanan dan kelelahan yang dirasakan pekerja modern.
“Kuda yang menangis ini benar-benar mencerminkan realitas pekerja modern,” jelas Zhang.
Jadi Simbol Satire Pekerja Modern
Popularitas boneka kuda menangis semakin meningkat setelah menjadi bahan candaan di media sosial. Sejumlah unggahan menyebut boneka tersebut sebagai representasi wajah pekerja saat jam kerja.