Banjir Bekasi Kembali Viral, Warga Harapan Indah Mengadu ke KDM dan Soroti Tanggung Jawab Developer

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 23 Januari 2026 | 17:53 WIB
Banjir Bekasi kembali merendam Harapan Indah. Warga mengadu ke KDM dan meminta developer tak lepas tangan atas banjir yang terus berulang. (Instagram/dedimulyadi71)
Banjir Bekasi kembali merendam Harapan Indah. Warga mengadu ke KDM dan meminta developer tak lepas tangan atas banjir yang terus berulang. (Instagram/dedimulyadi71)

BEKASI, Mediapriangan.com - Sorotan publik kembali tertuju pada persoalan banjir yang berulang di kawasan permukiman Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kali ini, keluhan warga mencuat luas setelah sebuah video memperlihatkan genangan air merendam perumahan Harapan Indah dan beredar masif di media sosial.

Rekaman yang diunggah melalui akun TikTok @adiminee pada Kamis, 22 Januari 2026, memperlihatkan kondisi lingkungan perumahan yang terendam air cukup tinggi.

Baca Juga: Diskominfo Ciamis dan BPS Perkuat Statistik Sektoral Lewat Pendampingan ROMANTIK dan INDAH 2026

Dalam video tersebut, perekam menyampaikan keresahan karena banjir disebut kerap terjadi hingga dua kali dalam sepekan, mengganggu aktivitas dan keselamatan warga.

Keluhan itu diarahkan langsung kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM. Dengan nada emosional, warga menyebut kawasan lama perumahan terkesan terabaikan, sementara pembangunan hunian baru terus berjalan.

Situasi banjir yang berulang bahkan disebut berdampak serius. Dalam video lanjutan, perekam mengungkapkan pengalaman pribadi ketika anggota keluarganya yang meninggal dunia harus dievakuasi menggunakan perahu tim penyelamat akibat akses darat terputus genangan.

Baca Juga: Target PAD Kota Tasik Tahun 2025 Tidak Tercapai, Sisakan Tunda Bayar Rp46 Miliar

Unggahan tersebut memantik empati warganet dan memicu diskusi luas mengenai tanggung jawab pengelolaan lingkungan perumahan.

Meski demikian, warga tersebut menegaskan tidak sepenuhnya menyalahkan pemerintah provinsi. Ia justru berharap ada respons nyata dari pihak pengembang perumahan.

Dalam unggahan lainnya, perekam membagikan tanggapan developer yang menyebut pemeliharaan lingkungan telah menjadi ranah pemerintah daerah dan instansi terkait.

Baca Juga: Hasil Proliga 2026 Bandung BJB Tandamata Menang Dramatis atas Jakarta Pertamina Enduro Lewat Lima Set

Polemik ini akhirnya mendapat respons langsung dari KDM. Melalui akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71 pada Jumat, 23 Januari 2026, ia menyampaikan pesan terbuka yang menyasar para pengembang perumahan.

KDM meminta developer untuk turun langsung menemui konsumen dan duduk bersama pemerintah guna mencari jalan keluar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X