BEKASI, Mediapriangan.com - Banjir Bekasi kembali menyedot perhatian publik setelah sebuah video berisi curahan emosi seorang ibu-ibu Bekasi mendadak viral media sosial dan ramai diperbincangkan warganet.
Video tersebut memperlihatkan kondisi rumah warga di Kampung Tambun Tua, Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, yang sempat terendam banjir Bekasi disertai lumpur. Unggahan itu menjadi potret nyata kejenuhan warga akibat bencana yang terus berulang.
Aksi ibu-ibu Bekasi tersebut terekam dalam unggahan akun Instagram @bekasi.kita pada Sabtu, 31 Januari 2026. Dalam video itu, ia menyampaikan kondisi rumahnya dengan logat Betawi yang khas, sambil menunjukkan sisa genangan banjir Bekasi yang mulai surut.
"Nih kita mengabarkan, banjirnya sudah surut, sudah tinggal semata kaki," tuturnya.
Meski air mulai turun, ibu-ibu Bekasi itu menyoroti dampak lanjutan dari banjir Bekasi yang tidak hanya merusak perabot, tetapi juga meninggalkan lumpur tebal di dalam rumah. Kondisi tersebut membuat aktivitas bersih-bersih menjadi jauh lebih berat.
"Kotor sekali banjirnya tuh, sampai ada lumpurnya. Kalau digosok nanti bertebaran ke mana-mana lumpurnya," terangnya.
Dengan nada seperti menasihati, ia melontarkan kalimat peringatan yang ditujukan pada air banjir Bekasi yang kerap datang tanpa permisi. Ungkapan itu justru menjadi bagian yang paling menyita perhatian hingga viral media sosial.
"Sudah kamu banjir, cukup sampai di sini ya," jelasnya.
"Sudah jangan mampir-mampir lagi," tegas si mpok.
Tak berhenti di situ, ibu-ibu Bekasi tersebut juga mengungkapkan bahwa banjir Bekasi sudah berulang kali masuk ke rumahnya dalam kurun waktu singkat. Menurut pengakuannya, peristiwa serupa terjadi hingga tiga kali hanya dalam sebulan terakhir.
"Awas ya, kamu banjir, kalau sampai mampir lagi, lihat saja nanti," ucap sang ibu dengan nada tinggi.
Artikel Terkait
Banjir Cilegon Rendam Jalan Lingkar Selatan, Drainase Jadi Sorotan Usai Air Hampir Capai Atap Rumah
Rumah Hancur Diterjang Banjir, Warga Pidie Jaya Bertanya Mau Pulang ke Mana Sambil Menanti Hunian Sementara
Kisah Warga Aceh Tamiang Mengalah dari Antrean Huntara Usai Banjir Sumatera, Pilih Dahulukan Penyintas Lebih Terisolir
Banjir Bandang Aceh Tengah Disorot Salim A Fillah, Curhat Kepala Desa Ungkap Perjuangan Warga Bertahan
Banjir Rendam Desa Karangligar Karawang, Rumah Panggung KDM hingga Sekolah Terendam Lebih 3 Meter
Guru Tapsel Sumbangkan 7500 Meter Tanah untuk Sekolah, Kisah Nur Ali Usai Banjir Bandang Jadi Sorotan
Banjir Bekasi Kembali Viral, Warga Harapan Indah Mengadu ke KDM dan Soroti Tanggung Jawab Developer
Banjir Bandang Pemalang Terjang Desa Penakir, Material Gunung Slamet Putus Jembatan dan Rusak Permukiman
Banjir Bandang Purbalingga Isolasi Permukiman Lereng Slamet, Gotong Royong Warga Buka Akses Dusun Terisolir
Trauma Warga Usai Banjir Penakir Pemalang, Dengarkan Gemuruh Keras sebelum Air Terjang Permukiman